Ekspor Kelapa Gunakan Peti Kemas, Haji Herman: Agar Harga Kelapa Bisa Bersaing

Rabu, 27 Maret 2024 - 22:13:58 wib | Dibaca: 2217 kali 
Ekspor Kelapa Gunakan Peti Kemas, Haji Herman: Agar Harga Kelapa Bisa Bersaing
Rakor di Aula Kantor Bappeda, Rabu (27/03/2024).

GAGASANRIAU.COM, INHIL - Haji Herman berharap dengan diaktifkannya pelabuhan parit 21 Tembilahan memudahkan ekpor komoditi agar harga kepala bisa bersaing.

Hal tersebut disampaikan Herman saat Rapat Koordinasi (Rakor) Asisten II Setda Inhil, Kadis Perhubungan di Aula Kantor Bappeda, Rabu (27/03/2024).

"Pengoperasian pelabuhan parit 21 supaya harga kelapa masyarakat ini bisa bersaing," ujar Haji Herman yang merupakan Pj Bupati Inhil.

Haji Herman mengatakan, rakor ini digelar dalam rangka percepatan pengoperasian dan pengelolaan Pelabuhan Indragiri parit 21 Tembilahan.

Pemerintah Kabupaten Inhil sangat serius untuk menghidupkan pelabuhan parit 21 dalam rangka ekspor kelapa masyarakat ke luar negeri.

"Kami ingin seluruh stakeholder terkait dapat membantu dalam pengaktifan pelabuhan parit 21," terangnya.

Haji Herman berharap, ekspor kelapa menggunakan peti kemas melalui pelabuhan parit 21 nanti, harga jual kelapa masyarakat baik.

"Hal ini juga mempermudah masyarakat Inhil untuk mengekspor hasil perkebunan keluar Negeri," tukasnya.

Untuk diketahui, rakor tersebut dihadiri Direktur PT Pulau Laut Line, Dony Yanuar Dana beserta jajaran, pengelola Pelabuhan Pasir Johor Singapura, Mr Dines.

PT Pulau Laut Line merupakan perusahaan yang bergerak dibidang peti kemas dan akan beroperasi di pelabuhan Indragiri parit 21 Tembilahan.

Rakor itu juga dihadiri Kepala OPD terkait, Kepala Bea Cukai Tembilahan, Kepala KSOP.

 


Loading...
BERITA LAINNYA