Pasca Tanah Longsor di Tanah Merah

BPBD Inhil Memprediksi Akan Ada Longsor Susulan

Bencana tanah longsor, tanah merah, Inhil, riau

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Pihak Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir (Inhil) memprediksi akan ada longsor susulan pasca terjadinya tanah longsor di Jalan Kuraga RT 02 RW 01 Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Minggu (20/4/2017) sekira pukul 12.30 Wib.

Baca Juga Longsor di Inhil, 12 Unit Rumah Ambruk



"Untuk kondisi saat ini, kemungkinan akan terjadinya longsor susulan," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Inhil, Yuspik SH, Minggu malam (30/4/2017).

Namun, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengecekan atas kewaspadaan jika terjadi bencana longsor susulan ini. Pihak BPBD serta warga setempat berharap semoga tidak terjadi longsor susulan, agar masyarakat setempat tidak mengalami kerugian meterial yang cukup besar lagi.

"Biasa ada tanda-tanda. Semoga tidak terjadi longsor susulan," tukasnya.

Dikatakan Yusfik, setelah bencana itu terjadi siang tadi, pihaknya telah membangunkan tenda untuk korban yang telah dievakuasi, namun pihak korban memilih untuk tinggal dirumah keluarganya untuk mengungsi sementara.

"Kami sudah mau membangunkan tenda untuk para korban. Namun mereka tidak mau dan memilih untuk mengungsi ke rumah keluarga,"

Untuk diketahui, akibat musibah ini, pihak Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD masih melakukan perhitungan dilapangan berapa jumlah kerugian yang dialami para korban.

"TRC masih di lapangan melakukan perhitungan. Insyallah pemerintah akan menurunkan tim logistik ke lokasi bencana untuk membantu para korban," tuturnya.

Untuk diketahui, musibah tanah longsor ini telah meruntuhkan 12 Unit rumah warga dan 1 Unit Pos Ronda mengalami kerusakan berat, Minggu (30/4/2017) siang.

Kejadian terjadi sekira pukul 12.30 wib, tepatnya di Jalan Kuraga, Tanah Merah. Terdapat 4 orang korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Saat ini para korban tengah di evakuasi ke tempat yang lebih.

Dari kejadian, terdapat total 12 orang Kepala Keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan, termasuk 4 Kepala Keluarga yang rumahnya mengalami rusak berat.

Selain itu, kerusakan juga terjadi pada jembatan penghubung antara tanah merah dan Kuala enok , serta 20 meter jalan lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Adapun 4 Kepala Keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat tersebut, diantaranya adalah Titoi, Ape Asian, Ipan dan Rosnani.

Reporter: Daud M Nur


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar