GAGASANRIAU.COM, ROHIL -- Ancaman Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi, kali ini Karhuta melanda wilayah Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Karhutla di wilayah setempat dilaporkan kian meluas hingga Ahad (31/5).
Bahakan kondisi di lapangan dilaporkan semakin kritis seiring dengan memburuknya faktor cuaca yang menghambat upaya lokalisasi api.
Selain itu juga kondisi cuaca yang sama sekali kurang bersahabat, ditandai dengan hembusan angin kencang serta kepulan asap yang kian menebal, kini menjadi tantangan berat yang harus dihadapi petugas.
Di bawah ancaman ISPA dan jarak pandang yang terbatas, tim gabungan saat ini masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman di lapangan.
"Berdasarkan hasil pemantauan udara dan darat yang dilakukan tim penanganan karhutla, titik kebakaran di kawasan Rantau Bais menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan," cetus Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto dilansir dari Riauposco.
Ferdian juga menerangkan, luas area yang terbakar melonjak drastis dibandingkan hari sebelumnya. Eskalasi ini otomatis memerlukan penanganan yang jauh lebih intensif dari otoritas terkait.
Saat ini, operasi pemadaman dan pengendalian kebakaran di lokasi tersebut masih ditangani secara penuh oleh tim Manggala Agni Daops Dumai.
Pasukan darat ini telah berada di lapangan sejak awal terdeteksinya kebakaran. Tanpa henti, petugas terus berupaya melakukan pemadaman sekaligus memutus jalur api agar tidak merambat ke area vegetasi yang lebih luas.
Kendati demikian, realitas di lapangan diakui sangat berat. Selain akses menuju lokasi kebakaran yang sulit ditembus dan memakan waktu, petugas di garda terdepan juga harus berhadapan langsung dengan tiupan angin kencang.
Faktor alam ini dengan cepat menerbangkan bara api dan mempercepat penyebaran kebakaran ke vegetasi kering di sekitarnya.
Menyikapi situasi yang kian mengkhawatirkan, otoritas tidak tinggal diam. Langkah taktis segera diambil untuk mengimbangi kecepatan laju api.
"Saat ini kami sedang mempersiapkan tim tambahan untuk kembali masuk ke titik kejadian guna memperkuat penanganan di lapangan," tambah Ferdian menegaskan kesiapan jajarannya.
Sebagai langkah antisipasi cepat, personel tambahan tersebut kini tengah dipersiapkan untuk segera bergabung dengan tim yang sudah lebih dulu kelelahan di lokasi.
Penguatan armada personel ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi pemadaman sekaligus memperkecil risiko meluasnya kebakaran ke wilayah tangkapan air atau pemukiman lain.
Sementara itu, perkembangan situasi karhutla di sejumlah lokasi lain di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dilaporkan masih fluktuatif.
Hingga saat ini, data riil mengenai total luas kebakaran masih dalam proses pendataan dan pelaporan oleh tim yang sedang melaksanakan operasi lapangan.
Informasi terbaru mengenai titik-titik kebakaran lainnya dijadwalkan akan diperbarui dalam beberapa jam ke depan, setelah seluruh laporan dari petugas di lapangan diterima dan diverifikasi secara valid oleh posko utama.