Masih Tanami Lahan Gambut di Semenanjung Kampar, AMPR Desak PT RAPP Transparansi Soal RKU


Dibaca: 1297 kali 
Senin,30 April 2018 - 20:41:52 WIB
Masih Tanami Lahan Gambut di Semenanjung Kampar, AMPR Desak PT RAPP Transparansi Soal RKU Aktifis AMPL saat melakukan audiensi dengan anggota Komisi II DPRD Riau H. Sugianto SH
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Aliansi Mahasiswa Peduli Lahan (AMPL) Riau mendesak PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) untuk membuka Rencana Kerja Usaha (RKU) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai dengan aturan PP Gambut. Pasalnya perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) tersebut masih beroperasi dan menanami lahan gambut yang semestinya harus dikeluarkan dari konsesi di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan.
 
"Kami dari Mahasiswa Peduli Lahan (AMPL) Riau terkait dengan adanya dugaan penggunaan lahan gambut oleh pihak PT RAPP menuntut transparasi soal RKU yang ditandatangani oleh PT RAPP dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, karena berdasarkan info yang kami terima dan juga telah diamini oleh anggota DPRD Provinsi Riau, dari Komisi II  H, Sugianto SH bahwasanya benar adanya penanaman kayu oleh PT RAPP mau pun mitra PT RAPP di Semenanjung Kampar" urai Afwendi Efrizal Koordinator AMPL Riau kepada GAGASAN Senin, (30/4/2018). 
 
Kemudian terang Afwendi, sementara Semenanjung Kampar adalah wilayah lindung gambut yang tidak boleh ditanam setelah melakukan penebangan. "Maka dari itu kami menduga bisa saja kayu yang digunakan sebagai bahan baku oleh PT RAPP merupakan kayu ilegal, karena lahan yang di gunakan untuk menanam kayu tersebut tidak memiliki izin" tegasnya.
 
Dan kondisi tersebut juga katanya lagi, mengindikasikan PT RAPP tidak membayar pajaknya. 
Selain itu juga diungkapkan oleh Fawendi, belum lagi permasalahan PT SAU ( PT Selaras Abadi Utama) yang merupakan mitra PT RAPP, diduga melanggar izin Hak Guna Usaha yang hanya 5.000 Ha tetapi ditanami kurang lebih 6.000 Ha.
 
"Dan kami mencurigai ada main mata antara pihak PT RAPP dengan pihak pemerintah, jelas PT RAPP sudah mengangkangi peraturan yang mereka tanda tangani dalam RKU di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)) ditambah lagi permasalahan isu tenaga kerja asing yang belum jelas duduk tegaknya" tegasnya.
 
Untuk itu lanjutnya, pihaknya mengancam akan melakukan aksi massa menuntut agar PT RAPP membuka soal RKU yang sudah ditandatangani di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 
Sementara itu, Djarot Handoko, Corporate Communication Head PT RAPP, saat berita dilansir belum memberikan keterangan pers saat dihubungi GAGASAN Senin malam (30/4) melalui pesan pendek.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,25 Desember 2018 - 14:39:07 WIB

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap

    JMGR: Ribuan Ikan Mati Diduga Keracunan, DLH Pelalawan Harus Tanggap GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN - Kejadian mengapungnya ribuan ikan di Sungai Kampar yang sedang ramai dibicarakan ini akhirnya ditanggapi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan sebagai mana yang di muat di beberapa media online di
  • Senin,24 Desember 2018 - 20:05:20 WIB

    Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan

    Fenomena Aneh Ribuan Ikan Mati di Sungai Kampar Pelalawan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Fenomena banyaknya ikan timbul dalam keadaan mati di Sungai Kampar menghebohkan warga setempat. Peristiwa itu diketahui warga pada Hari Ahad pagi (23/12/2018) waktu setempat. 
  • Kamis,20 Desember 2018 - 22:42:27 WIB

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI

    Masalah Lahan Berujung Bentrok Masyarakat dengan Security PT BBSI GAGASANRIAU COM, PEKANBARU - Terjadi gesekan Fisik di lahan yang disengketakan oleh pihak perusahaan dan masyarakat. Memicu terjadinya bentrok antara security PT. BBSI dengan masyarakat Dusun IV Desa Tlg 7 Buah Ta
  • Selasa,11 Desember 2018 - 22:33:03 WIB

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap

    Buaya Berkeliaran di Banjir Kuansing Berhasil Ditangkap GAGASANRIAU.COM, KUANSING -Bencana banjir beberapa kali menimpa warga Kabupaten Kuansing menenggelamkan sejumlah fasilitas serta lahan persawahan warga.  
  • Senin,26 November 2018 - 22:36:23 WIB

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien

    Organisasi Dokter Bedah di Riau Serukan Mogok Operasi Pasien GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Organisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (Ikabi) Koordinaor Wilayah Riau melalui nomor surat 176/IKABI/KORWIL RIAU/XI/2018 yang berbunyi penundaan pelayanan, menyatakan mogok
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker