Masih Tanami Lahan Gambut di Semenanjung Kampar, AMPR Desak PT RAPP Transparansi Soal RKU


Dibaca: 1161 kali 
Senin,30 April 2018 - 20:41:52 WIB
Masih Tanami Lahan Gambut di Semenanjung Kampar, AMPR Desak PT RAPP Transparansi Soal RKU Aktifis AMPL saat melakukan audiensi dengan anggota Komisi II DPRD Riau H. Sugianto SH
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Aliansi Mahasiswa Peduli Lahan (AMPL) Riau mendesak PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP) untuk membuka Rencana Kerja Usaha (RKU) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sesuai dengan aturan PP Gambut. Pasalnya perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) tersebut masih beroperasi dan menanami lahan gambut yang semestinya harus dikeluarkan dari konsesi di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan.
 
"Kami dari Mahasiswa Peduli Lahan (AMPL) Riau terkait dengan adanya dugaan penggunaan lahan gambut oleh pihak PT RAPP menuntut transparasi soal RKU yang ditandatangani oleh PT RAPP dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, karena berdasarkan info yang kami terima dan juga telah diamini oleh anggota DPRD Provinsi Riau, dari Komisi II  H, Sugianto SH bahwasanya benar adanya penanaman kayu oleh PT RAPP mau pun mitra PT RAPP di Semenanjung Kampar" urai Afwendi Efrizal Koordinator AMPL Riau kepada GAGASAN Senin, (30/4/2018). 
 
Kemudian terang Afwendi, sementara Semenanjung Kampar adalah wilayah lindung gambut yang tidak boleh ditanam setelah melakukan penebangan. "Maka dari itu kami menduga bisa saja kayu yang digunakan sebagai bahan baku oleh PT RAPP merupakan kayu ilegal, karena lahan yang di gunakan untuk menanam kayu tersebut tidak memiliki izin" tegasnya.
 
Dan kondisi tersebut juga katanya lagi, mengindikasikan PT RAPP tidak membayar pajaknya. 
Selain itu juga diungkapkan oleh Fawendi, belum lagi permasalahan PT SAU ( PT Selaras Abadi Utama) yang merupakan mitra PT RAPP, diduga melanggar izin Hak Guna Usaha yang hanya 5.000 Ha tetapi ditanami kurang lebih 6.000 Ha.
 
"Dan kami mencurigai ada main mata antara pihak PT RAPP dengan pihak pemerintah, jelas PT RAPP sudah mengangkangi peraturan yang mereka tanda tangani dalam RKU di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)) ditambah lagi permasalahan isu tenaga kerja asing yang belum jelas duduk tegaknya" tegasnya.
 
Untuk itu lanjutnya, pihaknya mengancam akan melakukan aksi massa menuntut agar PT RAPP membuka soal RKU yang sudah ditandatangani di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
 
Sementara itu, Djarot Handoko, Corporate Communication Head PT RAPP, saat berita dilansir belum memberikan keterangan pers saat dihubungi GAGASAN Senin malam (30/4) melalui pesan pendek.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,13 November 2018 - 18:16:34 WIB
    Gerakan Sekolah Angkasa Cinta Lingkungan di Lanud Rsn

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan

    Yasarini Lanud Rsn Ajak Siswa TK Bersih Lingkungan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka mendukung gerakan Sekolah Angkasa cinta lingkungan, Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Lanud Roesmin Nurjadin bersama seluruh siswa melaksanakan bersih-bersih di lingkungan
  • Kamis,08 November 2018 - 15:34:56 WIB

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya

    Plank Rambu Peringatan Daerah Rawan Buaya GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 6 personil turun, dipimpin langsung oleh Kepala Resort Pekanbaru, Jaya Sitorus melakukan pemasangan plank peringatan Daerah Rawan Buaya.   D
  • Rabu,07 November 2018 - 16:11:57 WIB
    Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasiona

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas

    Balai Besar KSDA Riau Lepas Satwa Liar ke Alam Bebas GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - 5 Nobember 2018 bertepatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Balai Besar KSDA Riau gelar pelepasliaran satwa dilindungi di kawasan konservasi dalam pengelolaan Balai Besar KSDA Riau
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 17:36:15 WIB

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) sebut PT Asia Pacifik Rayon (APR) pabrik pengolahan Viscose Staple Fiber (VSF) memproduksi serat rayon di Kerinci Kabupaten Pelalawan
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 10:28:35 WIB

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Isnadi Esman menyatakan bahwa ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning akan semakin mengerikan dari sebelumnya
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker