Berikut Keterangan Polda Riau Soal Ledakan Meriam Tradisional Acara 1 Tahun Raja Gunung Sahilan Kampar


Dibaca: 268 kali 
Kamis,10 Mei 2018 - 15:35:13 WIB
Berikut Keterangan Polda Riau Soal Ledakan Meriam Tradisional Acara 1 Tahun Raja Gunung Sahilan Kampar
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memberikan keterangan resmi terkait kejadian acara kegiatan di Istana Darussalam Kerajaan Rantau Kampar Kiri Gunung Sahilan dalam rangka memperingati 1 tahun Raja Gunung Sahilan H.M.T Nizar Yang Dipertuan Agung.
 
Data yang diterima GAGASAN, dari kepolisian kejadian pada Rabu 09 Mei 2018 sekira pukul 10.30 Wib bertempat di Istana Kerajaan Gunung Sahilan Desa Sahilan Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar.
 
Dimana acara tersebut rencananya akan dilaksanakan acara Tabliqh Akbar oleh Ustadz Abdul Somad LC, MA, namun tidak dilaksanakan karena UAS tidak dapat hadir.
 
Dan diterangkan juga bahwa kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Raja Gunung Sahilan H.M.T. Nizar Yang Dipertuan Agung, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman, S. Sos, Camat Gunung Sahilan Dedi Herman, S.STP, Kepala Desa Se Kecamatan Gunung Sahilan, Para Ninik Mamak dan Tokoh Adat Serantau Kampar Kiri serta dengan total tamu undangan dan masyarakat berjumlah sekitar 1.500 orang.
 
Kronologis acaranya dimulai pada pukul 10.45 Wib, Raja Gunung Sahilan, Kapolres Kampar, Ninik Mamak dan Tokoh Adat Serantau Kampar Kiri serta tamu undangan diarak iring-iringan dari kantor Desa Gunung Sahilan menuju Istana Gunung Sahilan dengan didampingi Musik Tradisional Ogung.
 
Kemudian pukul 11.00 wib rombongan Raja dan Kapolres Kampar tiba di Gerbang Istana, maka salah seorang panitia penyelenggara atas nama Zailam alias ilam membunyikan Lelo, atau meriam tradisional masyarakat setempat.
 
Meriam Tradisonal ini berukuran panjang 1 Meter, dengan diameter 7 centimeter sebagai tanda dimulainya acara adat. Pada saat pembunyian Lelo tersebut, badan Lelo pecah sehingga serpihan pecahan meriam mengenai 5 orang masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
 
Akibatnya 1 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 1 orang luka ringan. Atas kejadian tersebut, kegiatan dihentikan untuk evakuasi para korban ke Puskesmas Kampar Kiri.
 
Adapun identitas para korban, Ikram, laki-laki 38 tahun, alamat Lipatkain, meninggal dunia.
Sumanto Rebo, 58 tahun, warga Gunung Sahilan, Luka Berat. Rapika Alni, 16 tahun, warga Desa Subarak Kecamatan Gunung Sahilan, mengalami luka berat. Sarimah, perempuan, 51 tahun, warga Desa Lipatkain Utara, mengalami luka ringan. Aisyah, perempuan, berusia 12 tahun, warga Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan, mengalami luka berat.
 
Atas kejadian tersebut pihak kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). kemudian terhadap korban ditangani oleh Puskesmas di rujuk ke RS Syafira di Pekan Baru dengan menggunakan Ambulance dikawal mobil patroli sabhara.
 
Sementara untuk korban Meninggal Dunia akan diserahkan kepada keluarga korban.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker