Turun Gunung ke Binawidya, Walikota Agung Nugroho: Suara Rakyat adalah Kompas Kebijakan Kami

Senin, 16 Februari 2026 | 13:28:05 WIB
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung dalam Musrenbang Binawidya. Ia menegaskan usulan warga mulai dari drainase hingga jalan lingkungan jadi prioritas 2027.

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU, — Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pemerintahan yang partisipatif. Di bawah terik matahari, Agung turun langsung menemui warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Binawidya, Kamis (12/2).

Langkah "jemput bola" ini dilakukan Agung bukan sekadar seremoni administratif. Baginya, mendengar langsung keluhan dan harapan warga adalah kunci untuk memastikan pembangunan kota tepat sasaran dan berkeadilan. Acara yang digelar di halaman kantor kecamatan ini juga dirangkai dengan silaturahmi menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.

Menampung Harapan: Dari Drainase hingga Lampu Jalan

Dalam forum tersebut, warga Binawidya tak segan melontarkan berbagai usulan krusial. Beberapa poin utama yang mengemuka antara lain desakan pembangunan kantor Kelurahan Binawidya dan Tobek Godang guna meningkatkan pelayanan publik.

Selain itu, masalah infrastruktur dasar masih menjadi rapor merah yang ingin segera diperbaiki warga. Usulan perbaikan jalan lingkungan, normalisasi drainase untuk penanganan banjir, hingga pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi deretan prioritas yang disampaikan langsung di hadapan Walikota.

"Sebenarnya musrenbang tingkat kecamatan ini sudah selesai (proses administrasinya), tapi saya ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan warga," ujar Agung Nugroho di hadapan tokoh masyarakat dan pimpinan OPD.

Prioritas 2027: Fokus pada Kebutuhan Dasar

Agung menegaskan bahwa setiap butir aspirasi yang tertampung akan menjadi bahan utama dalam penyusunan program kerja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk tahun anggaran 2027. Ia mengibaratkan masukan warga sebagai alat navigasi dalam memimpin kota.

"Masukan dari masyarakat ini menjadi kompas, arah kebijakan kami dalam pembangunan, khususnya di Kecamatan Binawidya ini," tegasnya disambut antusiasme warga.

Mengingat keterbatasan anggaran, Walikota menyatakan akan ada proses kurasi ketat untuk menentukan skala prioritas. Sektor-sektor vital seperti penanganan banjir, perbaikan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, hingga pengelolaan sampah akan menjadi fokus utama yang tidak bisa ditawar.

Hadir mendampingi Walikota, Ketua TP PKK Hj. Sulastri Agung, sejumlah anggota DPRD, Asisten III Syamsuwir, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran para pimpinan dinas ini dimaksudkan agar setiap usulan teknis dari warga bisa langsung dicatat dan dikaji secara mendalam oleh dinas terkait.

Dengan gaya kepemimpinan yang mendengarkan, Agung Nugroho optimis Pekanbaru akan tumbuh menjadi kota metropolitan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga nyaman dan responsif terhadap kebutuhan penghuninya.

Terkini