Kepulan Asap Tebal Akasia Kepung Rupat, Pasukan Manggala Agni Jambi Dikerahkan ke Riau

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:26:42 WIB
Persiapan keberangkatan petugas Manggala Agni ke Pulau Rupat

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Kali ini giliran Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau terjadi Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Merespons ancaman yang kian meluas, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera langsung menerjunkan tim Manggala Agni ke lokasi, sekaligus menyiapkan bala bantuan personel tambahan demi memperkuat benteng pertahanan di lapangan.

Ferdian Krisnanto, Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, mengungkapkan bahwa titik api tersebut mulai terpantau membara pada Selasa (2/6/2026).

Begitu radar mendeteksi adanya kebakaran, pihaknya langsung menggerakkan regu pemadaman cepat menuju titik koordinat.

"Selasa kemarin muncul satu kebakaran di Rupat, Bengkalis. Kami menyiapkan regu. Satu tim Daops Siak sudah menyeberang ke Pulau Rupat menuju TKP. Kami juga menyiapkan tambahan pasukan dari Jambi sebanyak dua regu untuk bersiap menuju Rupat," tegas Ferdian kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Kepulan Asap Tebal dan Ancaman Tanaman Akasia

Hingga berita ini diturunkan, tim dari Daops Siak yang bertolak sejak siang hari masih berkejaran dengan waktu di tengah jalur penyeberangan menuju lokasi kebakaran di Pulau Rupat.

Kendala akses membuat otoritas belum bisa mengalkulasi secara pasti total luasan hijau yang telah hangus dilalap api.

"Tim dari Siak baru menyeberang pukul 12.00 WIB tadi, saat ini menuju ke lokasi. Untuk luasan lahan terbakar belum bisa kami pastikan karena belum dilakukan size up," aku Ferdian.

Kendati kalkulasi resmi belum keluar, Ferdian memberikan sinyal merah mengenai kondisi di lapangan.

Berdasarkan pemantauan dari udara, kebakaran tersebut disinyalir telah melahap area yang cukup masif dengan indikasi kepulan asap yang pekat.

"Yang jelas dari pantauan udara lumayan luas dan asapnya tebal karena bahan bakarannya tanaman akasia," ungkapnya membeberkan tingkat kesulitan medan.

Riau Dikepung Api: Siak, Pelalawan, hingga Rohil Membara

Pertempuran melawan karhutla tidak hanya pecah di Pulau Rupat. Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera saat ini dipaksa memecah konsentrasi lantaran sejumlah titik api masih berkobar di beberapa wilayah strategis Provinsi Riau.

Di Kabupaten Siak, kebakaran yang melanda wilayah Kandis menjadi prioritas jangka pendek dan ditargetkan dapat dipadamkan total hari ini.

Namun, petugas tidak bisa bernapas lega, sebab pasukan lain dari Daops Pekanbaru sudah harus digeser untuk mengantisipasi potensi ledakan api di Rokan Hilir (Rohil), tepatnya di wilayah Bangko.

"Wilayah Kandis target hari ini selesai. Tim Daops Pekanbaru yang lain sedang disiapkan untuk perbantuan di Rohil, tepatnya di Bangko," lanjut Ferdian.

Sementara itu, situasi di wilayah Sokoi, Kabupaten Pelalawan juga dilaporkan masih kritis. Personel Manggala Agni dari Daops Rengat hingga kini masih bertahan di lokasi, melakukan pemadaman secara spartan demi memastikan lidah api tidak melompat dan meluas ke area baru.

"Wilayah Sokoi masih dilaksanakan pemadaman oleh tim Daops Manggala Agni Rengat," jelasnya.

Ancaman serius juga membayangi wilayah Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir. Di lokasi ini, cuaca ekstrem berupa panas menyengat menjadi musuh utama petugas di lapangan, memaksa mereka memeras keringat lebih dalam demi memutus siklus penyebaran api agar tidak merembet ke area produktif milik warga.

"Kondisi siang ini di Rantau Bais panas menyengat. Dua tim Manggala Agni terus melakukan upaya penyekatan kebakaran mengingat di posisi samping terdapat tanaman akasia liar dan kebun sawit masyarakat," pungkas Ferdian menutup penjelasannya terkait peta krisis karhutla Riau saat ini.

Terkini