Teror Satwa Liar di Inhil: Usai Harimau dan Monyet, Buaya Naik ke Darat Incar Warga

Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:24:51 WIB
Warga saat menjinakan buaya yang menyerang warga

GAGASANRIAU.COM, INDRAGIRI HILIR, -- Sepertinya, konflik antara manusia dan satwa liar secara beruntun di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, kian tak terkendali.

Pasalnya, belum usai trauma warga akibat teror Harimau Sumatera hingga kawanan monyet liar, kini ancaman mematikan kembali mengintai pemukiman penduduk lewat kemunculan predator air.

Kabar terbarunya terungkap, suasana mencekam melanda Desa Undan, Kecamatan Reteh, usai seekor buaya muara berukuran besar tiba-tiba merangsek naik dari aliran Sungai Undan menuju jalanan perkampungan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Predator buas tersebut tidak sekadar menampakkan diri, namun  tampil agresif dengan secara liar mengejar dan menyerang warga yang tengah beraktivitas.

Kepanikan luar biasa pun pecah; warga yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri dari incaran rahang reptil raksasa tersebut.

Perlawanan Nejad Warga di Tengah Ruang Hidup yang Terancam

Di tengah ancaman keselamatan jiwa, warga setempat terpaksa bahu-membahu melakukan aksi perlawanan balasan saat buaya tersebut mengamuk.

Setelah pertarungan menegangkan, warga akhirnya berhasil melumpuhkan dan menaklukkan satwa pemangsa tersebut.

Guna mengantisipasi bahaya susulan, buaya muara yang berhasil ditangkap tersebut langsung dievakuasi keluar dari kawasan Sungai Undan menggunakan perahu pompong menuju Pulau Kijang.

Proses evakuasi tak berhenti di situ. Dari Pulau Kijang, satwa tangkapan tersebut harus menempuh jalur darat selama kurang lebih tiga jam perjalanan untuk dipindahkan ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) di Tembilahan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadis Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, membenarkan peristiwa mengerikan yang sempat menggegerkan masyarakat desa tersebut.

"Buaya muara tersebut benar-benar keluar dari sungai dan secara liar mengejar serta menyerang warga di perkampungan Desa Undan sebelum akhirnya berhasil ditangkap. Saat ini tim Damkarmat di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut," ungkap Junaidi.

Melihat rentetan teror satwa yang terus berulang di wilayah Inhil, pihak Damkarmat memperingatkan masyarakat agar melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi serangan satwa liar, terutama bagi warga yang mendiami permukiman di sepanjang aliran sungai.

Terkini