GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU, — Masyarakat di Provinsi Riau mulai mendapati sinyal ancaman kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kian nyata mengintai wilayah Bumi Lancang Kuning ini.
Pasalnya, berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Climatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melaporkan kemunculan fenomena 'udara kabur' pada pagi serta dini hari, Senin (10/8/2026).
Kondisi atmosfer yang mulai memburuk ini sejalan dengan masih membaranya 1.031 titik panas (hotspot) yang mengepung Pulau Sumatera.
Hal itu seiring dengan Bella R Adelia, Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, yang merilis data resmi prakiraan cuaca dan sebaran hotspot untuk wilayah Provinsi Riau.
"Pagi hari kondisi cuaca diprediksi udara kabur hingga cerah berawan," ungkap Bella R. Adelia dalam keterangan yang diterima GagasanRiau.Com, Senin (10/8).
1.031 Hotspot Kepung Sumatera: Inhu Paling Parah di Riau
Berdasarkan pembaruan data citra satelit terkini pukul 23.00 WIB, total titik panas di Pulau Sumatera tercatat mencapai 1.031 titik.
Provinsi Sumatera Selatan masih mendominasi angka hotspot tertinggi dengan 371 titik, disusul Bangka Belitung dengan 160 titik, dan Lampung 126 titik.
Sementara itu, Provinsi Riau menyumbang 106 titik panas yang tersebar di sepuluh kabupaten/kota.
Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali menjadi wilayah paling mengkhawatirkan dengan menyumbang 66 titik panas.
Berikut rincian sebaran hotspot per provinsi di Sumatera:
- Sumatera Selatan: 371 titik
- Bangka Belitung: 160 titik
- Lampung: 126 titik
- Riau: 106 titik
- Jambi: 93 titik
- Kepulauan Riau: 82 titik
- Sumatera Utara: 53 titik
- Bengkulu: 26 titik
- Sumatera Barat: 10 titik
- Aceh: 4 titik
Adapun sebaran 106 titik panas di kabupaten/kota se-Provinsi Riau meliputi:
- Kab. Indragiri Hulu: 66 titik
- Kab. Bengkalis: 17 titik
- Kota Dumai: 6 titik
- Kab. Rokan Hilir: 6 titik
- Kab. Indragiri Hilir: 5 titik
- Kab. Kampar: 2 titik
- Kab. Kepulauan Meranti: 1 titik
- Kab. Pelalawan: 1 titik
- Kab. Rokan Hulu: 1 titik
- Kab. Siak: 1 titik
Dinamika Cuaca: Siang Cerah, Sore Hingga Dini Hari Berpotensi Hujan
Di tengah ancaman asap Karhutla, BMKG memprakirakan kondisi cuaca pada siang hari cenderung cerah berawan hingga berawan.
Namun, memasuki sore hingga malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur sejumlah daerah.
Area terdampak meliputi Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.
Sementara pada dini hari, kondisi atmosfer kembali didominasi udara kabur hingga berawan.
Hujan ringan hingga sedang diprediksi masih berpotensi terjadi di Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dan Parameter Laut
BMKG Pekanbaru turut mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem di beberapa wilayah Riau.
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Potensi cuaca ekstrem ini membayangi wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, dan Kota Dumai pada sore, malam, atau dini hari.
Berikut parameter kondisi fisik atmosfer dan perairan di Riau:
- Suhu Udara: 23.0 – 34.0 °C
- Kelembapan Udara: 50 – 99 %
- Arah & Kecepatan Angin: Bertiup dari Tenggara ke Barat Daya dengan kecepatan 10 – 30 km/jam.
- Tinggi Gelombang Laut: Berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (kategori rendah).