GAGASANRIAU.com, PEKANBARU -- Patroli petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru berhasil menggagalkan aksi nekat spesialis pencuri fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di Kota Pekanbaru, Riau.
Pelakunya dua pria tertangkap basah saat sibuk mengembat satu set panel PJU di subuh bolong.
Petugas patroli Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru meringkus kedua terduga pelaku di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (17/9) sekitar pukul 04.30 WIB.
Masykur Tarmizi, Kepala Dishub Pekanbaru membenarkan aksi tangkap tangan yang dilakukan jajarannya saat menggelar pengawasan rutin di jalur rawan.
"Petugas patroli Dishub Pekanbaru menangkap dua orang maling. Kita tangkap sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Bambu Kuning," kata Masykur tegas, Kamis (17/9).
Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan satu set panel PJU yang siap diangkut sebagai barang bukti kejahatan.
Maraknya pencurian komponen penerangan ini menjadi perhatian serius.
Masykur mengungkapkan bahaya laten dari aksi kejahatan tersebut, sebab hilangnya panel otomatis memadamkan lampu jalan dan membahayakan para pengguna jalan.
Tidak berhenti di pengamanan fisik, Dishub Pekanbaru langsung melimpahkan kedua tersangka ke kepolisian guna membongkar dugaan keterlibatan jaringan pencuri fasilitas umum.
"Sudah kita serahkan ke Polresta pagi ini," ujar Masykur.
Penangkapan subuh tadi hanyalah fenomena gunung es. Dishub Pekanbaru membeberkan fakta miris: setidaknya 70 set panel PJU di berbagai wilayah Pekanbaru telah raib digondol orang tak dikenal (OTK) sejak awal tahun ini.
Daftar panjang kehilangan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian untuk diproses hukum.
Mengingat kerugian negara yang membengkak serta potensi ancaman keselamatan warga akibat jalanan gelap, Dishub berkomitmen memperketat intensitas patroli malam hingga subuh.
Masykur pun meminta peran aktif publik untuk memata-matai fasilitas penerangan di lingkungan sekitar dari incaran para pencuri.
"Kami sudah membuat laporan kepolisian terhadap panel atau komponen-komponen yang hilang dicuri. Kita minta masyarakat juga ikut mengawasi. Kalau melihat hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas," pungkas Masykur.