Kami Bangga Jadi Bagian Dari Pembaca

Catatan 4 Tahun GagasanRiau.Com

Senin, 25 Januari 2016 - 14:16:58 wib | Dibaca: 4146 kali 
Catatan 4 Tahun GagasanRiau.Com
Apon Hadiwijaya Pemimpin Redaksi GagasanRiau.Com

Ketika pertama kalinya  dikenalkan dengan Ady Kuswanto yang biasa disapa Adit (pemilik Portal Berita Gagasanriau.com oleh seorang sahabat bernama Bambang Aswandi. Kami bertemu di purna MTQ Pekanbaru. Pertemuan kami yang pertama terjadi di waktu ba’da Isya di bulan Februari 2012, Setelah perkenalan singkat, tanya nama, alamat rumah, dan basa basi sedikit saling bertanya tentang keluarga. Sampailah kami kepada pembicaraan serius tentang media yang baru didirikan oleh Adit ini dan kemudian saya memanggilnya Bang Adit hingga kini.

Kepadaku bang Adit bercerita tentang latar belakang lahirnya Portal Berita Gagasanriau.com, yang menurutnya kala itu baru berumur satu bulan karena pertama kali update berita pada tanggal 24 Januari 2012. Tepat hari pertama di Tahun Naga, yang menurut kepercayaan saudara kita berdarah Tionghoa, dimulainya tahun keberuntungan.

Lama bercerita dan diskusi tentang banyak hal, tentang gagasan, ide serta cita-cita seorang Ady Kuswanto membuat ku tertarik untuk mengenalkan lebih jauh, sebagai sahabat, sebagai guru dan kawan diskusi.

Karena dari latar belakang sama di dunia jurnalistik, aku pun diajak untuk bergabung dengan tim gagasanriau.com. Melihat semangatnya, cita-citanya dan latar belakang media ini dibentuk, aku pun tertarik dan tertantang untuk bergabung dalam redaksional Gagasanriau.com.

Padahal saat itu aku masih bekerja di sebuah media cetak harian di Kota Pekanbaru untuk biro daerah, namun ada perasaan tidak nyaman untuk meneruskan karir jurnalistik di media itu karena tidak adanya kejelasan hak sebagai wartawan. Bergabung dengan Gagasanriau.com dan resign dari media harian itu. Itu pilihan realistis saat itu.

Demam media dotcom melanda seluruh dunia, keterbukaan informasi dan teknologi komunikasi berkembang sangat pesat membuat media internet pun bermunculan bak jamur di musim hujan. Untuk melanjutkan pekerjaan sebagai seorang wartawan tidaklah sulit karena banyak media baru muncul membutuhkan pencari berita. Namun tidak semua media di kelola dengan komitmen dan idealisme, paling itu menjadi nilai plus di Gagasan Riau.

Jujur saja, ketika diminta bang Adit untuk  bergabung, ia dengan jujur mengatakan bahwa medianya itu tanpa investor, tak ada pihak yang akan
diwakili, maupun yang akan dilindungi. Gagasan perubahan dan perjuangan menyuarakan suara-suara rakyat tertindas diatas segalanya. Melebihi profit dan kelangsungan media itu sendiri.

“Jika aku harus memilih, menerima uang dari pemodal yang akan merusak tatanan kehidupan kita, merampas hak dan menindas saudara-saudara kita
dengan alasan untuk menghidupkan media ini, walaupun itu satu-satu pilihan untuk menghidupkan media ini,  dengan seikhlas-ikhlasnya kan kurelakan Gagasanriau ini mati dari  pada hidup dengan mengorbankan kehidupan banyak orang,”itu kata bang Adit dalam diskusi kedai kopi di Pekanbaru.

Sikapnya tak mudah kompromi, apalagi masalah prinsip dan harga diri, menambah kekagumanku pada pemilik portal Gagasanriau ini. Sangat kuyakini bahwa media yang katanya untuk menyalurkan gagasan-gagasan semua orang yang menginginkan perubahan yang lebih baik di negeri ini. Gagasan-gagasan yang muncul dan harusnya jadi solusi atas bencana ketidakadilan dan penindasan yang terjadi pada anak negeri akan mampu eksis di tengah persaingan media di era digital saat ini.

Apa yang kuyakini empat tahun lalu diawal pertemuan kami itu, kini memang terbukti, tahun naga rupanya memang membawa keberuntungan kepada gagasanriau.com dalam mengepakkan sayapnya dalam persaingan industri media massa digital dewasa ini. Ada satu pembeda dalam empat tahun eksistensi Gagasanriau.com dengan berjubelan portal-portal berita lainnya. Kehadiran media yang mengusung tagline progressif, humanis dan cerdas ini memang memimpikan para pembacanya memilikinya sikap pemberani dalam menyikapi dinamika sosial yang berkembang di masyarakat yang tidak selaras dengan nilai-nilai dan norma-norma berlaku. Namun tetap humanis dan memiliki rasa kasih sayang antar sesama, dan tak kalah pentingnya adalah pembacanya cerdas dalam memahami tulisan-tulisan cerdas yang disajikan.

Tak dapat dipungkiri, eksisitensi portal berita ini tak akan terwujud tanpa ada dukungan dari para pembaca, kami menghargai dan mengapresiasi dukungan itu, ke depannya kami akan melakukan berbagai upaya pembenahan, evaluasi agar apa yang kami sajikan dapat mewakili aspirasi rakyat, memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bacaan yang jujur, independen dan berimbang serta terpercaya.

Kami meyakini, media massa tidak dapat lagi hanya melihat dan memposisikan dirinya sebagai pemegang transformasi informasi yang paling benar, melainkan kini juga harus bisa menjadi pihak yang dapat menjembatani kebutuhan informasi yang dibutuhkan atau diinginkan serta disukai oleh masyarakat.

Untuk itu, agar bisa menjadi sahabat yang baik (antara pembaca dan tim gagasanriau.com), kami pun membuka diri untuk kritikan yang membangun,
menerima masukan, maupun informasi informasi awal yang akan dikembangkan menjadi karya jurnalistik yang pada akhirnya tanpa kita sadari kerjasama kita telah membuat perubahan berarti di tengah masyarakat. Itu yang kita cita citakan. Gagasan bersama untuk perubahan.

Penghujung kata, izinkan kami haturkan terima kasih kepada pembaca setia gagasanriau.com dalam empat tahun kehadiran kami di layar, komputer, laptop, tablet dan HP smartphone anda, semoga kita masih tetap bersama membangun masyarakat yang progressif, humanis dan cerdas pada lima, enam dan atau tahun selanjutnya. Amin...

Apon Hadiwijaya
Pemimpin Redaksi GagasanRiau.Com


Loading...
BERITA LAINNYA