Catat! Kadis Kesehatan Pekanbaru Ini Jamin Vaksin Beredar Tidak Palsu

Sabtu, 16 Juli 2016 - 03:12:06 wib | Dibaca: 7265 kali 
Catat! Kadis Kesehatan Pekanbaru Ini Jamin Vaksin Beredar Tidak Palsu
Helda Surya Munir, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Helda Surya Munir, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru menyatakan bahwa vaksin yang beredar di Posyandu dan Puskesmas di Kota Bertuah tidak ada yang palsu. Karena dikatakannya peredaran vaksin untuk balita tersebut melalui Dinas Kesehatan sudah di kontrol ketat.

"Untuk vaksin palsu yang kami salurkan ke Puskesmas dan Posyandu bisa dipastikan tidak ada yang palsu. Kami memastikan peredaran vaksin di Pekanbaru sudah sangat terkontrol dan sesuai dengan rekomendasi dari Kementrian Kesehatan," kata Helda, Jum'at, (15/7/2016) dilansir dari riausky.

Baca: 20 Botol Vaksin Palsu Ditemukan di Pekanbaru Terdata 2 Distributor Diselidiki Polisi

Namun pernyataannya ini dianggap ganjil pasalnya sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau sebelumnya pernah menemukan Vaksin yang diduga palsu di Kota Pekanbaru ini.

Terkait hal tersebut, drg Helda Surya Munir saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum menerima laporan tertulis dari BPOM dengan hasil temuan vaksin palsu di Pekanbaru. Ia kembali menegaskan, untuk di Pekanbaru Diskes memastikan tidak ada vaksin palsu yang beredar di Puskesmas dan Posyandu.

Dikatakan Helda, untuk lebih jauh mengetahui tentang peredaran vaksin palsu alangkah baiknya langsung memastikan ke BPOM. "Yang jelas kami ini masih menunggu laporan dari BPOM karena BPOM lah yang lebih tahu," singkatnya.

Baca BPOM Riau Akankah Kena Imbas Restrukrisasi Pasca Vaksin Palsu?

"Untuk itu lah kami selalu menyampaikan kepada masyarakat agar mengoptimalisasikan pelayanan puskesmas dan posyandu dengan memanfaatkan fasilitas dari pemerintah. Kami juga sarankan klinik swasta membeli vaksin ke distributor sesuai dengan rekomendasi Kementrian Kesehatan," tuturnya mengakhiri.

Isu beredarnya vaksin palsu selama ini tidak hanya beredar di Pulau Jawa. Namun, vaksin palsu juga ditemukan telah meluas beredar ke Provinsi Sumatera dan sekitarnya.

Temuan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) vaksin palsu juga ada di sembilan provinsi diantaranya Kota Pekanbaru (Riau), Palembang (Sumsel), Bandar Lampung (Lampung), Serang (Banten), DKI Jakarta, Bandung (Jabar), Surabaya (Jatim), dan Pangkal Pinang (Babel), Batam.

Editor Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA