Warganya Sakit Parah, Bupati Kampar Sibuk Urus Proyek

Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:04:46 wib | Dibaca: 6472 kali 
Warganya Sakit Parah, Bupati Kampar Sibuk Urus Proyek
Bupati Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Catur Sugeng

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Bupati Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Catur Sugeng dikecam, lantaran tidak mempedulikan dua warganya yang sedang sakit parah. Catur lebih mengutamakan kegiatan seremonial dan mengurus proyek sementara warganya bertarung melawan penyakit Kanker dan ginjal bocor.,
 
"Kesibukan Bupati Kampar tidak jelas, di saat rakyat Kampar membutuhkan bantuannya ibu Desi warga Desa Balung RT 01 RW 02 Kecamatan 13 Koto Kampar yang terkena Kanker payudara malah bupati sibuk dengan urusan tak jelas" ungkap Hadi Tapung Ketua Himpunan Mahasiswa Ocu Kampar (HMOK) Jumat (11/10/2019).
 
Catur kata Hadi, lebih banyak di luar Kabpaten Kampar daripada memperhatikan warganya. "Hari ini masih banyak rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Kampar, seharusnya itu yang menjadi prioritas Catur Sugeng bukan terus-terusan meninjau proyek" tegas dia.
 
Catur ini juga kata Hadi, sangat susah dihubungi dengan warganya, pasalnya staf-staf yang seharusnya dapat membantu komunikasi dengan warganya tidak berfungsi.
 
"Padahal dia sibuk ke Tapung tetapi ada keluarga miskin di Tapung Hulu yang terkena ginjal bocor tidak pernah ditinjau. apakah Bupati Kampar seorang kontraktor?" tegas dia.
 
Menurut Hadi, Catur sebaiknya mengubah perilaku tak peduli kepada waragnya, karena selama memimpin sebagai Bupati Kampar dia tak mampu memberikan perubahan terhadap  kondisi daerah.
 
Tidak hanya itu, Hadi juga mengecam kinerja wakil rakyat yang di parlemen setempat. "DPRD Kabupaten Kampar sama perangainya sibuk kunjungan luar daerah namun tidak ada membawa hasi, sementara warganya mau meregang nyawa karena penyakit yang dideritanya mereka sibuk pelesiran" kritiknya.
 
Ditegaskan Hadi, atas kelakukan kepala daerah yang tidak mempedulikan warganya ini, mereka akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kepanjangan tangan pemerintahan pusat tersebut diberikan sanksi dan ditegur perilakunya.
 
Catur Sugeng sendiri saat dihubungi melalui telepon genggamnya ke nomor 0811761XXX pada Jumat siang (11/10/2019) telepon selulernya tidak aktif.
 
Hingga berita ini dilansir, Gagasan masih berusaha untuk meminta klarifikasi terkait kritik warganya tersebut.

Loading...
BERITA LAINNYA