GAGASANRIAU.COM, KUANTAN SINGINGI - Ajang perhelatan tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dibayangi insiden memilukan usai seorang remaja dilaporkan hilang terseret derasnya arus Sungai Kuantan.
Bahkan Tim SAR Gabungan terpaksa melipatgandakan penyisiran pada hari kedua operasi pencarian terhadap korban bernama Adam Firmansah (17), Jumat (21/8).
Peristiwa naas tersebut terjadi pada Kamis (20/8), ketika korban tengah berenang bersama rekan-rekannya di alur Sungai Kuantan.
Korban yang mendadak terseret arus deras sempat berupaya diselamatkan oleh temannya, namun pegangan tangan korban terlepas hingga akhirnya hilang tenggelam ditelan aliran sungai.
Budi Cahyadi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, mengungkapkan bahwa tim penolong yang siaga di lokasi festival langsung diterjunkan begitu laporan darurat diterima.
Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang kala itu tengah menyiagakan Operasi SAR Khusus Pacu Jalur Kuantan Singingi bergerak cepat melakukan penyisiran awal sejak Kamis sore.
Namun, tingginya tingkat kesulitan dan kondisi arus air membuat upaya pencarian hari pertama tak membuahkan hasil, sehingga penyisiran diperluas pada Jumat (21/8).
Pada operasi hari kedua ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan armada dan personel menyusuri alur Sungai Kuantan sejauh 2 kilometer ke arah hilir dari titik awal kejadian.
Pencarian dilakukan secara intensif memanfaatkan pola downstream search dengan menerapkan metode parallel track line untuk menyisir setiap sudut sungai.
"Pencarian terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel dan penggunaan alat pelindung diri. Jika korban ditemukan, akan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat," tegas Budi Cahyadi, Jumat (21/8).