Maut di Kolam 9 Meter di Pekanbaru Bikin Nyawa Pemuda Melayang, Keberadaan Galian Terbengkalai Dipertanyakan

Maut di Kolam 9 Meter di Pekanbaru Bikin Nyawa Pemuda Melayang, Keberadaan Galian Terbengkalai Dipertanyakan
Tim SAR saat melakukan evakuasi korban dari sebuah kolam di Bukit Barisan

GAGASANRIAU.com, PEKANBARU — Seorang pemuda berinisial A berusia 20 tahun tewas mengenaskan di sebuah kolam.

A adalah warga Bukit Barisan, dia ditemukan tewas tenggelam usai berenang di kolam bekas galian basement berkedalaman sekitar 9 meter di Kota Pekanbaru, Minggu (20/9/2026).

Insiden tragis ini bermula saat korban berenang bersama sejumlah rekannya sekitar pukul 12.00 WIB.

Ketika teman-temannya mulai tepi kolam, korban justru berenang sendirian menuju area tengah.

Tak berselang lama, korban hilang tersedot kedalaman air.

Warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kondisi membahayakan manusia ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru pada Minggu siang.

"Kantor SAR Pekanbaru mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan," ujar Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi dalam keterangan tertulis yang diterima GagasanRiau.com.

Dalam proses pencarian, Budi secara tegas mengimbau seluruh personil dan unsur terkait agar mengutamakan keselamatan serta wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap mengingat lokasi galian yang berisiko tinggi.

Usaha pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat akhirnya membuahkan hasil pada pukul 18.00 WIB. 
Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, lalu dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka.

Hadir di sela-sela proses pencarian, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah ini, sekaligus mengapresiasi kerja keras Tim SAR Gabungan di lapangan.

Dengan ditemukannya jasad korban, Operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.

Namun, keberadaan kolam bekas galian berkedalaman ekstrem tanpa pengamanan ketat di tengah kota kini menyisakan pertanyaan besar terkait keselamatan publik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index