Diintai Tiga Pekan, Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkoba 15 Kilogram Asal Malaysia


Dibaca: 558 kali 
Selasa,22 Januari 2019 - 20:33:24 WIB
Diintai Tiga Pekan, Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkoba 15 Kilogram Asal Malaysia
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Bermodalkan infrmasi masyarakat akan adanya perdagangan Narkotika secara sembunyi-sembunyi di daerah Kecamatan Pasir Limau apas, Rohul, tim Satres Narkoba dan Polsek Panipahan berhasil menciduk tiga orang yang diduga sebagai pengedar Narkoba besar di wilayah hukum Polres Rohul pada Jumat (18/1/2019).
 
Dalaam keterangannya kepada awak media, Kapolres Rohul AKBP Sigit Adiwuryanto Sik MH mengatakan, proses penangkapan gembong Narkotika jenis sabu yang berasal dari Malaysia ini setelah melalui pengintaian selama tiga pekan.
 
Dijelaskan Kapolres, TKP penangkapan di Jalan Teluk Piyai Desa Sungai Daun Kecamatan Pasir Limau Kapas Rohul dengan tersangka tiga orang masingt-masing AS (32), JM (23) dan RH (34) yang merupakan warga tempatan. 
 
Satu tersangka AS lebih dulu diciduk tapi tidak ditemukan barang bukti padanya, sehingga petugas yang dipimpin Kapolsek Panipahan Iptu Zulmar yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan Kasatres Narkoba Polres Rohul  AKP Herman Felani SH dilakukan pengebangan. Dari tersangka AS didapat informasi kebenaran telah masuk Narkotika jenis sabu-sabu melalui pelabuhan tikus di wildari Malaysia menggunakan kapal pengangkut kayu teki.
 
Pada waktu ditangkap AS bernyanyi dan mengatakan kalau barang haram itu sudah dipindahkan ke sebuah mobil Toyota Avanza warna merah yang dikemudikan JM dan RH dan tengah melaju arah Pekanbaru. Segera tim berkoordinasi dan melakukan pengejaran dan berhasil menemukan JM dan RH lengkap dengan barang bukti yang ada pada mereka di Jalan Lintas Pesisir Kubu-Sungai Daun.
 
Ketiga tersangka digiring ke Mapolres Rohul untuk kemudian dilakukan penyidikan lebih lanjut.
 
Dari mereka polisis berhasil mengamankan barang bukti berupa, dua kardus besar berwarna hijau yang berisi bungkusan-bungkusan lebih kecil bermerek Guanyinwang yang di dalamnya terdapat kristas sabu. Diperkirakan jumlah yang berhasil ditangkap polisis Rohul ini mencapai 15 Kg.
 
Reporter Nurul Hadi
Editor Munazlen Nazir

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,12 Juli 2019 - 15:21:01 WIB

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti

    KPK Harus Usut Tuntas Kasus Bowo Sidik Libatkan Pemkab Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau mendukung penuh KPK untuk mengusut tuntas dalam kasus anggota DPR RI Bowo Sidik yang diduga melibatkan pejabat di Kabupaten Kepulauan Meran
  • Selasa,09 Juli 2019 - 20:29:52 WIB

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper

    Kapolda Riau Didesak Tindak Tegas Judi Gelper GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo didesak untuk bertindak tegas terhadap praktek perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) yang tumbuh subur di Kota Pekanbaru dan beberapa kota
  • Selasa,09 Juli 2019 - 17:08:10 WIB

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan

    GRB Layangkan Surat ke KPK Pertanyakan Bupati Bengkalis Tak Kunjung Ditahan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Gerakan Riau Bersih (GRB) melayangkan surat untuk mempertanyakan kepada KPK RI terkait belum ditahannya dua kepala daerah yang sudah ditetapkan Tersangka oleh lembaga kebal hukum tersebut.
  • Selasa,09 Juli 2019 - 15:42:47 WIB
    Demo di Kejati Riau;

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS

    ''KPK'' Desak KPK Tangkap Walikota Dumai Zulkifli AS GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU  - Gabungan masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Pengawasan Korupsi (''KPK'') mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menangkap Walikota Dumai Zulkifli AS.
  • Jumat,05 Juli 2019 - 00:31:13 WIB

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti

    Dalam Kasus Bowo Sidik, KPK Diminta Usut Gratifikasi Melibatkan Pejabat Kabupaten Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut tuntas soal kasus gratifikasi anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso berasal dari pengurusan anggaran di dua daerah. Dan salah satunya adalah
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker