Warning Keras DPRD Pekanbaru: Pemko Jangan Main Mata Geser Anggaran APBD!

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:48:28 WIB
Zulfan Hafiz anggota DPRD Pekanbaru

GASASANRIAU.COM, PEKANBARU, — Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, mengeluarkan peringatan keras kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk tidak "bermain-main" dengan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Ia mewanti-wanti agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disiplin dalam mengeksekusi dana sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang telah disahkan.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran adanya pergeseran anggaran secara sepihak atau di luar prosedur yang kerap menjadi celah penyimpangan dalam birokrasi.

Sorotan Tajam Pergeseran Anggaran Ilegal

Zulfan menegaskan bahwa APBD bukan sekadar angka di atas kertas yang bisa diubah sesuka hati. Ia memperingatkan para pimpinan OPD agar tidak melakukan manuver pergeseran alokasi dana tanpa melalui mekanisme resmi di parlemen.

"Tentu APBD ini harus digunakan sesuai apa yang menjadi DPA di setiap OPD. Jangan nanti melakukan pergeseran-pergeseran tanpa melalui prosedur. Itu kita ingatkan jauh-jauh hari," tegas Zulfan kepada awak media, Kamis (19/2).

Kritik ini menyasar potensi pelanggaran administrasi yang berujung pada konsekuensi hukum. Zulfan mengingatkan bahwa setiap pergeseran anggaran memiliki kriteria ketat yang diatur undang-undang, bukan berdasarkan selera pejabat tertentu.

DPRD Siap Pasang Badan

Lebih lanjut, politisi NasDem ini menegaskan bahwa DPRD Pekanbaru tidak akan tinggal diam jika menemukan indikasi Pemko menabrak aturan alokasi dana. Pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan transparansi penggunaan uang rakyat.

"Kalau melanggar aturan, tentu akan berurusan dengan DPRD. Pergeseran-pergeseran itu ada kriterianya. Saya kira Pemko pasti lebih paham," ujarnya dengan nada menyindir.

Menagih Realisasi Pembangunan

Setelah melalui proses evaluasi yang panjang, APBD kini siap digunakan. Namun, Zulfan mengingatkan bahwa ketersediaan dana bukan berarti tugas selesai.

Publik kini menanti apakah Pemko mampu melakukan akselerasi pembangunan yang selama ini dianggap jalan di tempat.

"Mudah-mudahan dengan APBD ini sudah selesai dievaluasi, pembangunan yang selama ini ditunggu-tunggu masyarakat Pekanbaru cepat direalisasikan," pungkasnya.
 

Terkini