GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU, — Kabar bagi warga Kota Pekanbaru yang berada dalam kondisi ekonomi sulit namun belum tersentuh bantuan sosial (bansos).
Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial (Dinsos) kini membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melakukan pemutakhiran data agar bantuan tepat sasaran.
Masyarakat yang merasa layak namun belum menerima bantuan diimbau untuk proaktif mendatangi kantor kelurahan atau langsung ke kantor Dinas Sosial Kota Pekanbaru guna mengajukan perubahan data.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga prasejahtera yang tercecer dari program perlindungan pemerintah.
"Masyarakat miskin yang berhak menerima bantuan tetapi tidak pernah mendapat bantuan, itulah yang diubah data bansosnya. Datanglah ke kelurahan atau langsung ke Dinas Sosial," ujar Junaedy, Kamis (19/2/2026).
Dinamika Ekonomi dan Koreksi Data
Langkah pemutakhiran ini didasari oleh realitas ekonomi yang terus bergerak. Junaedy menjelaskan bahwa angka kemiskinan bersifat dinamis; ada keluarga yang ekonominya membaik, namun ada pula yang justru jatuh ke bawah garis kemiskinan akibat berbagai faktor.
Berdasarkan hasil seleksi tim pendamping di lapangan, ditemukan fakta bahwa sejumlah warga yang sebelumnya berada di kategori ekonomi mampu (desil 6 hingga 10), kini layak mendapatkan bantuan setelah kondisi keuangan mereka menurun.
"Sebaliknya, ada warga di desil 1 sampai 5 yang dulunya penerima bantuan, namun karena ekonominya sudah mapan, kini tidak lagi masuk kriteria. Data ini berubah terus," jelasnya.
Mengoptimalkan SIKS-NG dan Puskesos
Pemerintah Kota Pekanbaru kini mengandalkan aplikasi Sistem Informasi Kegiatan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk mengelola data penerima bantuan secara transparan.
Namun, Junaedy mengakui masih ada warga yang layak namun profilnya belum terunggah ke dalam sistem tersebut.
Untuk memudahkan warga, di setiap kelurahan kini telah disiagakan petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Petugas inilah yang akan menjadi garda terdepan dalam memverifikasi dan membantu warga mengurus administrasi bantuan sosial.
"Kuncinya adalah validasi data. Petugas Puskesos di kelurahan siap mendampingi masyarakat agar nama mereka masuk ke SIKS-NG jika memang memenuhi kriteria," tutup Junaedy.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi administratif, tetapi juga menjadi angin segar bagi ribuan keluarga di Pekanbaru untuk mendapatkan kembali hak-hak jaminan sosial mereka demi kehidupan yang lebih layak.