Ketua BK Imustiar Luruskan Tuduhan Soal Kehadiran di DPRD Riau

Senin, 27 April 2026 | 21:42:59 WIB
(dok net)

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau, Imustiar, meluruskan tuduhan terkait kehadirannya di DPRD Riau yang ramai dibahas di media sosial beberapa hari terakhir. Ia menilai informasi yang beredar tersebut menyesatkan dan menggiring opini secara tendensius.

Imustiar mengatakan, pemberitaan yang beredar tidak berimbang karena pihak yang menyebarkan informasi itu tidak pernah menghubunginya untuk meminta penjelasan maupun klarifikasi.

Menurutnya, sebuah informasi seharusnya disajikan dengan komunikasi dua arah agar sumber yang disampaikan valid.

"Karena media ini tidak pernah menghubungi saya untuk minta penjelasan atau klarifikasi. Mestinya berita ini ada komunikasi dua arah sehingga sumbernya valid," ujar Imustiar, Senin (27/4/2026).

Ia menegaskan selama ini selalu hadir dalam berbagai kegiatan resmi di kantor DPRD Riau, terutama agenda Rapat Paripurna. Menurutnya, rapat paripurna merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi yang selalu menjadi prioritasnya.

Bahkan, kata dia, dalam beberapa kesempatan dirinya sudah hadir lebih awal di ruang rapat sebelum anggota dewan lainnya datang. Hal itu disebut sebagai bentuk komitmennya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Imustiar menjelaskan jika sewaktu-waktu dirinya tidak hadir dalam agenda paripurna, biasanya disebabkan kondisi kesehatan atau karena harus mendampingi orang tuanya berobat. Ia mencontohkan saat bulan suci Ramadan lalu, dirinya sempat sakit hampir dua pekan.

Selain itu, ia mengaku beberapa kali membawa kedua orang tuanya ke Gedung DPRD Riau sambil menunggu dirinya menyelesaikan tugas kedewanan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena jadwal pengobatan orang tuanya berdekatan dengan agenda kerja di DPRD.

Dalam setiap keperluan membawa orang tua berobat, Imustiar menyebut selalu menyampaikan konfirmasi kepada pimpinan DPRD melalui staf maupun secara langsung. Ia juga menegaskan tetap mengutamakan tanggung jawab kepada orang tua di tengah kesibukan sebagai anggota dewan.

Sementara terkait ketidakhadiran dalam rapat komisi maupun pansus, Imustiar mengatakan hal itu biasanya karena ada agenda Badan Kehormatan atau kegiatan resmi di daerah pemilihan, seperti sosialisasi ranperda dan agenda masyarakat lainnya.

Menurutnya, seluruh agenda tersebut selalu dikomunikasikan kepada staf maupun pimpinan komisi.(*)

Tags

Terkini