Terseret 10 Kilometer, Petugas PNM yang Hilang di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal Dunia

Terseret 10 Kilometer, Petugas PNM yang Hilang di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal Dunia
Petugas saat mengevakuasi korban

GAGASANRIAU.COM, INHU  -- Dalam operasi pencarian dramatis terhadap petugas pembiayaan non-bank Pemodalan Nasional Madani (PNM), Ardi Yahya (34), yang hilang akibat insiden perahu terbalik di Sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), akhirnya berakhir duka.

Hal itu setelah tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia (MD) setelah terseret arus sejauh belasan kilometer dari titik awal kejadian.

Dimana, selama rentetan proses pencarian ini sejatinya telah berlangsung intensif sejak beberapa hari terakhir. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru tercatat telah tiba di lokasi kejadian sejak Senin (18/5) dini hari pukul 01.35 WIB untuk melakukan koordinasi hulu dan pemantauan awal.

Baca juga : Perahu Petugas PNM Terbalik di Sungai Indragiri Saat Survei Nasabah, Satu Orang Hilang

Penyisiran skala besar kemudian dilanjutkan pada Selasa (19/5) mulai pukul 07.00 WIB. Sesuai dengan Rencana Operasi SAR hari kedua, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur taktis bergerak melakukan penyisiran air sejauh ± 3 kilometer membelah hilir sungai dari titik LKP.

Jasad Korban Ditemukan Radius 10 Km

Kerja keras tim penyelamat akhirnya membuahkan hasil pada Selasa siang pukul 13.45 WIB. Jasad Ardi Yahya berhasil diidentifikasi terapung di aliran sungai pada titik koordinat 00°20’36” S 102°23’17” E.

Lokasi penemuan jasad korban tersebut diperkirakan telah bergeser sejauh kurang lebih 10 kilometer ke arah hilir dari titik di mana perahu mini yang ditumpanginya mengalami limbung dan terbalik.

Usai dievakuasi dari sungai, tim medis dan kemanusiaan langsung melarikan jenazah korban menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indragiri Hulu untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban terakhir dari kecelakaan air tersebut, pemegang komando evakuasi memutuskan untuk menyudahi seluruh aktivitas pencarian di sepanjang aliran Sungai Indragiri.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa setelah korban berhasil dievakuasi ke fasilitas kesehatan pada pukul 14.00 WIB, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup.

Budi juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja sama seluruh pihak di lapangan yang tanggap merespons kecelakaan ini hingga korban berhasil ditemukan.

"Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugas dan sinergitas yang baik selama operasi berlangsung," pungkas Budi Cahyadi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index