Sengkarut Jalan Rusak Lubuk Ogung: Saat Bupati Pelalawan Cegat Truk Sawit PT RSS Aksi Spontan di Lapangan

Sengkarut Jalan Rusak Lubuk Ogung: Saat Bupati Pelalawan Cegat Truk Sawit PT RSS Aksi Spontan di Lapangan
Bupati Pelalawan saat melakukan tinjauan lapangan

GAGASANRIAU.COM, PELALAWAN — Amarah Bupati Pelalawan, Haji Zukri Misran SE MM, tak terbendung saat menyaksikan langsung infrastruktur publik hancur lebur di kawasan Lubuk Ogung.

Zukri langsung melayangkan teguran keras kepada manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Rimbun Sawit Sejahtera (RSS), yang dinilai menutup mata terhadap kerusakan jalan di wilayah operasional mereka.

Momen dramatis itu terjadi saat orang nomor satu di Pelalawan tersebut sedang melakukan peninjauan lapangan.

Zukri berpapasan langsung dengan iring-iringan truk bertonase besar milik PT RSS yang tengah melintas di atas aspal yang sudah remuk.

"Kita minta komitmen dan kepedulian perusahaan. Jangan hanya mengeruk keuntungan di daerah ini, tapi infrastruktur jalan masyarakat hancur akibat aktivitas angkutan yang melebihi kapasitas," ujar Zuki.

Dosa 'Overloading' dan Korporasi yang Tutup Mata

Kerusakan jalan di lintas Lubuk Ogung ini juga disinyalir kuat akibat maraknya praktik overloading atau truk bermuatan lebih (Over Dimension Over Loading/ODOL).

Truk-truk pengangkut sawit milik PT RSS saban hari melintas tanpa memikirkan daya tahan aspal yang dibiayai oleh uang rakyat.

Zukri juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang perusahaan berinvestasi atau melakukan aktivitas bisnis. Namun, investasi tidak boleh mengorbankan hajat hidup orang banyak. 
Karena jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Rapor Merah Kepedulian Lingkungan PT RSS

Pihak Pemkab Pelalawan menyayangkan sikap manajemen PT RSS yang terkesan abai.

Sebagai korporasi yang meraup omzet dari bumi Pelalawan, tindakan membiarkan akses jalan hancur dinilai menafikan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan. Melalui teguran langsung ini, Bupati Zukri meminta PT RSS segera mengambil tindakan konkret:

  1. Mengontrol Tonase Angkutan: Memastikan armada pengangkut tidak melebihi kapasitas jalan.
  2. Kontribusi Perbaikan: Terlibat aktif dalam memperbaiki titik-titik jalan yang rusak di Lubuk Ogung.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT Rimbun Sawit Sejahtera (RSS) untuk mendapatkan klarifikasi dan respons resmi terkait teguran keras dari Bupati Pelalawan tersebut.

Warga kini menunggu, apakah korporasi akan tunduk pada teguran bupati, atau tetap melenggang di atas aspal yang remuk.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index