Adaptif dan Profesional: Bupati Ahmad Yuzar Pacu Transformasi Budaya Kerja ASN Kampar di Era Digital

Adaptif dan Profesional: Bupati Ahmad Yuzar Pacu Transformasi Budaya Kerja ASN Kampar di Era Digital

GAGASANRIAU.COM, KAMPAR – Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel terus meningkat. Menjawab tantangan global tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar di bawah komando Bupati Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., bergerak cepat melakukan reformasi internal melalui akselerasi transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai transformasi budaya ASN, yang berfokus pada sistem Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Ahmad Yuzar ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Kecamatan Bangkinang Kota, pada Senin (6/4/2026).

Bukan Sekadar Slogan, Wujudkan Pelayanan Publik yang Lincah

Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa regulasi dari Kemendagri ini harus dipandang sebagai momentum emas untuk mengubah paradigma kerja aparatur negara agar lebih adaptif dan profesional. Menurutnya, digitalisasi pelayanan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

“ASN Kabupaten Kampar harus menjadi teladan dalam disiplin, inovasi, dan pelayanan. Transformasi budaya bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari,” tegas Ahmad Yuzar di hadapan jajaran pejabat daerah.

Penilaian Kinerja Berbasis Capaian Riil

Salah satu poin krusial yang menjadi fokus utama dalam transformasi ini adalah penguatan sistem penilaian kinerja ASN. Pemkab Kampar berkomitmen menerapkan sistem evaluasi yang lebih objektif, transparan, dan berbasis pada capaian kerja nyata.

Bupati menekankan bahwa penilaian kinerja tidak boleh lagi terjebak pada formalitas administratif di atas kertas, melainkan harus benar-benar mencerminkan kontribusi nyata ASN terhadap peningkatan kesejahteraan dan kepuasan pelayanan masyarakat.

Fleksibilitas WFH dan WFO yang Terukur

Terkait penerapan skema WFH dan WFO, Ahmad Yuzar membawa pendekatan visioner yang seimbang. Ia menjelaskan bahwa fleksibilitas kerja melalui WFH merupakan solusi cerdas dalam efisiensi kerja modern, namun dengan catatan tidak boleh mengurangi esensi tata kelola pelayanan publik secara langsung.

Oleh karena itu, kebijakan WFH dan WFO di Kampar akan diterapkan secara proporsional dan fleksibel, disesuaikan dengan karakteristik, tugas pokok, dan fungsi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“WFH bisa menjadi solusi dalam kondisi tertentu, tetapi pelayanan publik tetap harus berjalan optimal. Pengaturan WFH dan WFO harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perangkat daerah,” jelasnya.

Menanggapi masukan dari beberapa kepala dinas terkait tantangan infrastruktur digital dan pengawasan produktivitas, Bupati langsung menginstruksikan penguatan kapasitas teknologi informasi (TI) di lingkungan Pemkab Kampar agar sistem pengawasan kinerja tetap berjalan presisi meskipun pegawai bekerja secara jarak jauh.

Komitmen Bersama Menuju Birokrasi Berkelas

Sebagai bentuk keseriusan, rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan pelaksanaan yang konkret. Setiap perangkat daerah kini diwajibkan menyusun rencana aksi transformasi budaya ASN yang disesuaikan dengan karakteristik unit kerja masing-masing, diperkuat dengan indikator kinerja yang lebih jelas dan terukur.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan teras Kabupaten Kampar untuk memastikan kebijakan ini berjalan serentak, di antaranya: , Dr. Ardi Mardiansyah, S.Stp., M.Si. (Penjabat Sekretaris Daerah Kampar), Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten I, II, dan III Sekretariat Daerah, Para Kepala OPD dan Kepala Bagian, Para Camat se-Kabupaten Kampar.

“Transformasi budaya ASN adalah fondasi bagi kemajuan Kampar. Mari kita wujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan melayani dengan sepenuh hati,” tutup Ahmad Yuzar optimis.

Melalui langkah transformatif yang terencana ini, Pemkab Kampar di bawah kepemimpinan Ahmad Yuzar siap menghadirkan wajah birokrasi masa depan yang modern, berintegritas, dan sepenuhnya berdedikasi bagi kemajuan Bumi Sarimadu. (Adv)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index