Kapal Nelayan Mati Mesin Dihantam Cuaca Laut, Tim SAR Terjunkan Tim Rescue ke Perairan Pulau Halang

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32:14 WIB
Kapal nelayan yang ditarik oleh regu penyelamat

GAGASANRIAU.COM, ROKAN HILIR -- Kepala Kantor SAR Pekanbaru Kelas A, Budi Cahyadi mengungkapkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Rokan Hilir (Rohil) dikerahkan menuju Perairan Pulau Halang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, guna mengevakuasi sebuah kapal nelayan yang mengalami mati mesin di tengah laut, Jumat (24/7).

Budi menerangkan bahwa kapal berpenumpang empat orang tersebut terombang-ambing setelah mesin utama kapal mendadak mati total dan tak kunjung bisa dihidupkan kembali oleh para awak kapal.

Budi Cahyadi, juga mengonfirmasi bahwa pihak pangkalan telah menerima laporan darurat tersebut pada Jumat (24/7) pagi dan langsung memberangkatkan personel rescue ke titik koordinat kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun, kapal nelayan tersebut awalnya bertolak dari dermaga Bagansiapiapi pada Selasa (22/7) lalu untuk mencari ikan di perairan sekitar Pulau Halang.

Namun, nasib naas menghampiri armada nelayan tersebut pada Kamis malam (23/7) sekitar pukul 21.00 WIB.Mesin kapal mendadak mati di tengah perairan.

Kendati awak kapal telah berulang kali berupaya melakukan perbaikan mekanis mandiri, mesin tetap tidak bergeming hingga akhirnya sinyal bantuan dikirimkan ke otoritas SAR.

Merespons kondisi membahayakan jiwa di perairan terbuka tersebut, Kantor SAR Pekanbaru melalui Unit Siaga SAR Rohil langsung merespons cepat dengan menyiagakan armada peluncuran tim penyelamat.

Atas insiden ini, pihak otoritas SAR Pekanbaru kembali melayangkan peringatan keras kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan dan penyedia jasa transportasi bahari, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra sebelum memutuskan melaut.

Budi Cahyadi menegaskan pentingnya pemeriksaan kelaikan armada secara cermat serta pemantauan dinamika cuaca maritim demi meminimalisasi potensi kecelakaan laut.

"Masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diimbau agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut," tegas Budi Cahyadi.

Proses evakuasi terhadap keempat awak kapal hingga kini terus dikawal ketat oleh tim rescue gabungan di lokasi perairan.

Terkini