Krisis Solar Riau Berbulan-bulan Tanpa Solusi, DPRD Panggil Paksa Pertamina dan SPBU

Kamis, 17 September 2026 | 15:20:12 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Syamsuri Daris,

GAGASANRIAU.com, PEKANBARU -- Sungguh ironis yang sangat mengerikan melanda Provinsi Riau ini, selain sudah berbulan-bulan diracuni asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ditambah lagi krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Padahal, Provinsi Riau sebagai salah satu daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, namun mirisnya wilayah ini justru dihantam krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang tak kunjung usai hingga memaksa para sopir menginap di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kondisi memprihatinkan ini telah berlangsung berbulan-bulan tanpa solusi konkret dari pihak berwenang maupun penyedia jasa logistik energi.

Merespon kondisi tersebut, anggota Komisi IV DPRD Riau, Syamsuri Daris, mencecar fenomena kelangkaan ini usai menerima gelombang protes dan aduan langsung dari tokoh-tokoh masyarakat setempat.

"Riau ini kan penghasil minyak terbesar, tetapi kita mengalami kelangkaan minyak khususnya solar. Itu luar biasa dan keluhan masyarakat terkait hal ini harus diakomodir," ujar Syamsuri saat ditemui di gedung dewan, Kamis (17/9) dikutip dari Cakaplah.

Dikatakan politisi PKS asal daerah pemilihan Indragiri Hilir tersebut kelumpuhan distribusi solar ini bukan lagi sekadar masalah antrean biasa, melainkan ancaman serius yang memukul perekonomian dan mata pencaharian warga.

Kekecewaan publik kian memuncak lantaran klaim Pertamina yang mengaku telah menambah kuota BBM untuk Riau dinilai bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan.

Penambahan kuota tersebut terbukti mandul dan gagal mengurai antrean kendaraan.

Kejanggalan ini memicu spekulasi dan pertanyaan besar mengenai tata kelola serta pengawasan alokasi BBM bersubsidi di daratan Riau.

"Kalau kita lihat memang ini banyak menjadi tanda tanya. Ini bukan terjadi satu atau dua hari saja, namun sudah berbulan-bulan tapi tidak ada solusi," tegas Syamsuri.

Merespons krisis berkepanjangan ini, Komisi IV DPRD Riau memastikan tidak akan tinggal diam.

Pihaknya berencana memanggil paksa seluruh pemangku kepentingan untuk membongkar akar masalah.

Surat pemanggilan Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan segera dilayangkan kepada manajemen Pertamina hingga perwakilan pengusaha SPBU di Riau.

"Insya Allah dalam waktu dekat kita akan mengundang pihak-pihak yang berkaitan untuk menggali informasi terkait permasalahan BBM solar ini. Kita akan surati pihak terkait seperti Pertamina dan perwakilan SPBU," pungkasnya.

Terkini