Firdaus Tak Peka, Anggarkan Rp.1 M Hanya Beli Kain Sarung

Kamis, 07 April 2016 - 18:12:28 wib | Dibaca: 3043 kali 
Firdaus Tak Peka, Anggarkan Rp.1 M Hanya Beli Kain Sarung
Firdaus Wako Pekanbaru

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Lag-lagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dikritik dalam hal membuat anggaran untuk kebutuhan rakyat. Kali ini Pemko Pekanbaru membuat anggaran milyaran rupiah hanya untuk membeli kain sarung.

Hal ini terlihat di situs resmi Pemko Pekanbaru yakni Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), dimana mata anggaran sebesar Rp.1.072.800.000,00 yang terdapat di Satuan Kerja (Satker) di Sekretariat Daerah ditenderkan sejak tanggal 04-04-2016 hingga 08-04-2016.

Menanggapi hal ini Ketua Bidang Politik Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Riau Yusnita menyatakan bahwa Pemko Pekanbaru tidak peka dalam menyusun anggaran.

"Banyak yang lebih penting daripada beli kain sarung hingga milyaran rupiah, anggaran ini dibuat sangat tidak cerdas, dan cenderung dengan modus kepentingan sesaat, bukan berdasarkan kondisi objektif kebutuhan rakyat"kecam Yusnita yang akrab dipanggil Nita ini kepada GagasanRiau.Com Kamis sore (7/4/2016).

Disarankan Nita, hendaknya Pemko Pekanbaru lebih mementingkan kebutuhan rakyat yang benar=benar mendesak. Ditengah kondisi rakyat yang mengalami terpuruk secara ekonomi.

"Harusnya Pemko Pekanbaru lebih cerdas dan serius dalam membuat anggaran, seperti anggaran peningkatan kualitas pendidikan, dengan sepenuhnya menanggung kebutuhan siswa dalam menjalani pendidikan. Contohnya pembelian buku-buku masih marak dan memberatkan siswa, salah satunya Lembar Kerja Siswa (LKS)"tegas Nita.

Dan juga dikatakan Nita, selain pendidikan masih banyak fasilitas publik dalam kondisi kekurangan, masih terbatas gedung-gedung sekolah di setiap kecamatan, dan juga ancaman banjir karena infrastruktur yang masih kurang. "Firdaus harus peka, jangan mendidik rakyat jadi pengemis dengan memberi kain sarung,"tutup Nita.

Firdaus sendiri saat dikonfirmasi oleh wartawan terkait pengadaan kain sarung tersebut menyatakan tidak tahu. "Ndak tahu, coba tanya dengan Satker bersangkutan"jawabnya singkat usai mengikuti Muscab SPS disebuah hotel di Pekanbaru Kamis siang (7/4/2016).

Reporter Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA