Di Bengkalis 606 Kasus DBD, 6 Anak Meninggal Medio Januari-Juni

Senin, 25 Juli 2016 - 09:21:53 wib | Dibaca: 5786 kali 
Di Bengkalis 606 Kasus DBD, 6 Anak Meninggal Medio Januari-Juni

GagasanRiau.Com Bengkalis - Kurang penanganan wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis menyebabkan 6 jiwa meninggal dunia dari 606 kasus yang ditemukan pada periode Januari- Juni 2016. Yang terserang DBD dan meninggal dunia ini sebagian besar adalah anak-anak.

Dinugkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dan Lingkungan Irawadi dilansir dari halloriau, jika sebagian besar kasus DBD ini terjadi dikarenakan persoalan kebersihan lingkungan yang terganggu. Untuk itu prilaku hidup bersih perlu ditingkatkan dari waktu ke waktu.

"Disamping itu meningkatnya intensitas curah hujan, diyakini menjadi faktor meningkatnya perkembangbiakan nyamuk DBD (aedis agypty) yang dengan mudah menyebarkan virus DBD kepada manusia, terutama anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah," kata Irawadi.

Sesuai data jumlah kasus DBD yang terjadi di Bengkalis sepanjang bulan Januari-Juni 2016, pada bulan Januari sebanyak 254 kasus DBD dan 3 kasus meninggal dunia. Pada bulan Februari menurun menjadi 148 kasus dan 1 kasus meninggal dunia.

Pada bulan Maret jumlah kasus mengalami penurunan kembali dan ditemukan hanya 84 kasus dengan 1 kasus meninggal dunia, kemudian diikuti pada bulan April sebanyak 40 kasus DBD dan 1 kasus meninggal dunia. Sementara pada bulan Mei terjadi penurunan kasus DBD yang signifikan hanya 29 kasus. Namun pada bulan Juni terjadi peningkatan kembali mencapai 51 kasus.

Melihat trend atau siklus turun naiknya frekwensi kasus DBD yang terjadi setiap tahun, peningkatan curah hujan menjadi faktor meningkatnya kasus. Di Bengkalis diprediksi peningkatan curah hujan akan terjadi pada bulan Agustus-Desember mendatang. Karenanya juga, pencegahan DBD mesti dilakukan secara baik dan tepat.

Guna memutus mata rantai dan menekan terjadinya kasus DBD yang puncaknya terjadi pada bulan Novembee hingga Desember (curah hujan tinggi), Dinas Kesehatan Bengkalis segera melakukan penyebaran sebanyak 125 ribu Kartu Rumah bagi memantau jentik-jentik. Diperkirakan pada Agustus-September nanti akan disebarkan obat Abate bagi membunuh jentik-jentik di setiap rumah tangga, terutama pemukiman masyarakat yang rentan terserang DBD.

Editor Arif Wahyudi


Loading...
BERITA LAINNYA