Rektor UIN Bantah Penarikan Mahasiswa Malaysia ke Negaranya Karena Kabut Asap

Rabu, 25 September 2019 - 19:50:20 wib | Dibaca: 1369 kali 
Rektor UIN Bantah Penarikan Mahasiswa Malaysia ke Negaranya Karena Kabut Asap
Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S. Ag.,  M.A, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN).

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Pemerintah Malaysia memulangkan mahasiswanya yang belajar di Provinsi Riau dibantah oleh Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, S. Ag.,  M.A, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN).
 
"Memang ada kita meliburkan para mahasiswa kita pada tanggal 13 sampe tanggal 21, nah dalam masa libur itu kita memberi rambu-rambu untuk tidak melakukan aktifitas di luar ruangan, dan melakukan hal-hal kontraproduktif" terang dia kepada wartawan Rabu sore 25 September 2019 di Pekanbaru.
 
Kemudian lanjut dia, Gubernur Riau, Syamsuar pada Senin 23 September 2019 menetapkan Darurat Pencemaran Udara hingga pihaknya menambah masa liburan hingga 30 September 2019.
 
Penetapan kebijakan libur itu kata dia setelah pihaknya berkoordinasi dengan Sekjen Kementerian Agama RI dan, kata dia lagi, akhirnya di ambillah kebijakan untuk menghentikan aktifitas mahasiswa diliburkan.
 
"Nah kan sekarang posisi libur, artinya segala aktifitas itu diluar tanggungjawab universitas, maka menurut saya itu tidak benar kalo itu ditarik, siapa yang menarik? Kalo mereka pulang ke Malaysia itu diluar kontrol kita," terang dia.
 
"Jadi, nggak ada penarikan itu gak ada tegas dia.
 
Menyangkut soal Karhutla yang terus terjadi ini juga, dia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh Satgas Karhutla yang telah bertungkus lumus memadamkan api.
 
"Kita juga akan mengajak semua mahasiswa kita untuk menjadi relawan soal karhutla ini" terang dia.

Loading...
BERITA LAINNYA