Pastikan Bantuan Sampai ke Masyarakat Terdampak, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Panggil Lurah dan Camat Soal Bankeu

Rabu, 01 Juli 2020 - 15:55:06 wib | Dibaca: 888 kali 
Pastikan Bantuan Sampai ke Masyarakat Terdampak, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Panggil Lurah dan Camat Soal Bankeu

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Untuk memastikan Bantuan Keuangan (Bankeu) yang diberikan kepada masyarakat terdampak Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) dari pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi Riau, DPRD Kota Pekanbaru memanggil seluruh Lurah dan Camat se-Kota Pekanbaru. Bantuan tersebut diharapkan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat meringankan beban warga.
 
Sebagaimana diketahui, untuk Bankeu dari pemerintah pusat sendiri berjumlah Rp.600ribu, dari pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp.300ribu, dan juga dari APBD Kota Pekanbaru yang berupa sembako. 
 
Gagasan untuk memanggil para Camat dan Lurah untuk mengkonfirmasi soal Bankeu ini disampaikan oleh Ida Yulita Susanti Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru kepada wartawan.  
 
"Kita minta data dari setiap kelurahan dan nanti akan di cocokan dengan data yang dilaporkan oleh tim gugus Covid-19, karena setelah ini tim gugus Covid-19 juga akan dipanggil," kata anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti, Selasa (30/06/2020). 
 
Setelah dilakukannya pencocokan data, maka nantinya akan terlihat alurnya apakah jumlahnya tersebut sama atau terdapat perbedaan. Hal itu kata Ida untuk memastikan bahwa bantuan tersebut sampai ke tangan penerima dan sesuai dengan data yang disampaikan kepada wakil rakyat. 
 
Karena kata Ida juga terkait dengan Bankeu dari Provinsi Riau pihaknya juga akan memastikan bahwa penerima bantuan tersebut adalah orang yang berhak untuk menerimanya. 
 
"Dan juga digunakan pada saat yang tepat, yaitu pada bulan April saat PSBB pertama. Tapi faktanya baru didistribusikan pada beberapa bulan belakangan ini, dan berarti pemanfaatannya tidak jelas," ucapnya. 
 
Lanjutnya, Komisi I sendiri belum mempertajam terkait Bankeu tersebut dikarenakan pihaknya tengah menghimpun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari kelurahan karena sulitnya untuk mendapatkan data tersebut. 
 
"Setelah RKA didapatkan akan dilanjutkan dengan melakukan crosscheck ke masing-masing kelurahan apakah sesuai dengan Juknis presentase nya," katanya lagi. 
 
Lebih jauh, Ida menerangkan bahwa DPRD Kota Pekanbaru juga ingin memastikan bahwa masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah pusat, Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru bukanlah orang yang sama. Hal tersebut dikarenakan masyarakat Pekanbaru yang terdampak Covid-19 sangatlah banyak. 
 
"Kita (DPRD) juga mendapatkan laporan ada satu orang warga yang menerima ketiga bantuan itu, namun informasi dari pusat berbeda," katanya. 
 
Selanjutnya DPRD kota Pekanbaru akan melihat laporan masyarakat, apakah sesuai keterangannya dengan para Camat tersebut. 
 
"Ketika nanti kita temukan ada data yang sama, berarti ada persoalan. Dan dari itu hari ini Komisi I menghimpun data dan informasi dari masyarakat, RT dan RW serta Lurah dan Caamat," Tandasnya.

Loading...
BERITA LAINNYA