GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengklaim ibu kota Provinsi Riau tersebut telah berhasil bertransformasi dari status darurat sampah menjadi kota yang jauh lebih bersih.
Capaian ini disebutnya sebagai buah kerja keras para petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta "Pasukan Kuning" Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Dalam pertemuan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (15/2), Agung secara terbuka memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas di lapangan yang tetap konsisten menjaga estetika kota di tengah tantangan pengelolaan limbah perkotaan.
"Kini Pekanbaru sudah bersih. Jika di daerah lain sampah masih menumpuk, di Pekanbaru persoalan itu sudah dapat ditangani dengan baik. Ini bukan keberhasilan saya, melainkan hasil kerja keras para petugas kebersihan," ujar Agung di hadapan ratusan petugas.
Kepastian THR dan Maaf Soal Gaji
Di balik apresiasi tersebut, Agung juga merespons isu sensitif terkait keterlambatan pembayaran upah yang sempat dikeluhkan para pekerja. Ia menegaskan bahwa kendala tersebut murni akibat prosedur administrasi dan berjanji akan segera menuntaskannya.
Agung memberikan instruksi keras kepada Plt Kepala DLHK, Reza Aulia Putra, dan Plt Dinas PUPR, Edward Riansyah, untuk segera menginput data dan membayarkan gaji tanpa penundaan lebih lanjut. Tak hanya itu, ia juga membawa kabar segar terkait kesejahteraan menjelang hari besar keagamaan.
"Saya memastikan para petugas tetap menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar satu bulan gaji," tegasnya.
Sebagai bentuk perhatian tambahan, Pemerintah Kota Pekanbaru menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menyalurkan bantuan tunai senilai Rp200.000 kepada setiap petugas guna meringankan beban ekonomi menjelang bulan suci Ramadan.
Kejar Adipura, Iming-Iming Kenaikan Upah
Saat ini, Kota Pekanbaru tengah berada dalam radar penilaian penghargaan Adipura. Agung menaruh harapan besar pada momentum ini untuk mengembalikan kejayaan Pekanbaru sebagai kota terbersih di Indonesia.
Sebagai pelecut semangat, ia melontarkan janji politik untuk meningkatkan standar kesejahteraan para petugas jika piala Adipura berhasil dibawa pulang ke Kota Bertuah.
"Jika Pekanbaru kembali meraih Adipura, gaji petugas kebersihan akan kita naikkan," janji Agung.
Niat Ibadah dan Integritas Petugas
Menutup pertemuan, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga integritas kerja. Ia mewanti-wanti agar tidak ada praktik pungutan liar (pungli) atau tindakan saling menjatuhkan antarpetugas di lapangan.
Menjelang Ramadan, Agung mengajak seluruh lini kebersihan untuk bekerja dengan niat ibadah demi mewujudkan Pekanbaru yang tidak hanya bersih secara fisik, namun juga berkah secara spiritual.
"Kita harus bekerja maksimal dengan niat ibadah. Mudah-mudahan Pekanbaru tidak hanya menjadi kota yang bertuah, tetapi juga berkah," pungkasnya.