GAGASANRIAU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berdikari guna menghadapi era persaingan global yang kian kompetitif. Penguatan sektor industri dan hilirisasi menjadi kunci utama dalam mendongkrak perekonomian daerah.
Komitmen strategis tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., dalam agenda peninjauan fasilitas riset dan produksi milik perguruan tinggi vokasi di wilayahnya.
Bupati Kampar meninjau secara langsung aktivitas di Workshop Politeknik Kampar (Polkam) yang berlokasi di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, pada Ahad (17/5/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Ahmad Yuzar mengamati berbagai hasil inovasi dan permesinan karya para akademisi serta mahasiswa yang dirancang untuk mendukung industri manufaktur lokal.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Kampar dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit, serta potensi sumber daya manusia yang mumpuni.
Menurutnya, potensi besar ini tidak boleh sekadar dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan harus diolah melalui program hilirisasi agar memiliki nilai tambah ekonomis yang tinggi.
"Menghadapi persaingan globalisasi dan pasar dunia, kita dituntut untuk siap bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri," ujar Ahmad Yuzar mengawali pengarahannya.
Ahmad Yuzar mengingatkan bahwa kemandirian ekonomi daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan mampu membaca dan menangkap peluang pasar secara cermat.
"Kita harus mampu menangkap peluang yang saat ini menjadi kebutuhan pasar global. Langkah hilirisasi ini adalah jawabannya," tegas Bupati Kampar memberikan motivasi.
Secara khusus, pimpinan daerah meminta jajaran akademisi, mitra industri Polkam, serta para mahasiswa untuk tidak berhenti berinovasi menciptakan produk-produk manufaktur unggulan.
Bupati meyakini bahwa dengan kolaborasi yang tepat, produk olahan dan komponen mekanis asal Kampar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
"Kita memiliki kekuatan serta sumber daya yang cukup. Tinggal bagaimana kita membaca kebutuhan dan keinginan pasar secara presisi," tambah Ahmad Yuzar optimis.
Ahmad Yuzar juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan civitas akademika untuk menjadikan momentum ini sebagai pijakan memperkuat posisi Kampar sebagai pusat industri kreatif berbasis teknologi.
Inovasi teknologi yang dilahirkan kampus tidak hanya memberikan keuntungan bisnis, tetapi juga secara otomatis meningkatkan kualitas serta keterampilan SDM lokal.
"Mari kita ambil kesempatan ini. Selain menjadi pemasok, kita juga meningkatkan kapasitas SDM Kampar agar secara ekonomis menguntungkan," imbau Bupati dengan tegas.
Sementara itu, Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronika, S.ST., M.Sc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas dukungan nyata Pemkab Kampar terhadap kemajuan kampusnya.
Nina menjelaskan bahwa Polkam secara konsisten melahirkan berbagai terobosan di bidang rekayasa mekanik, khususnya peralatan yang menunjang rantai pasok industri kelapa sawit.
"Di Polkam ini telah banyak dilakukan pengembangan mekanik sawit. "Kami juga memproduksi komponen serta spare part mandiri di daerah," ungkap Nina Veronika.
Selain permesinan, Polkam juga mengembangkan pengolahan limbah sawit menjadi produk berdaya guna, seperti pupuk kompos yang kini telah digunakan oleh sejumlah sektor perkebunan.
Kunjungan Bupati Ahmad Yuzar ini makin mempertegas sinergi antara Pemkab Kampar dan akademisi dalam mengawal transformasi industri daerah menuju Kabupaten Kampar yang mandiri dan berkemajuan.(ADV).