Tetap Prioritaskan Infrastruktur Warga: Pemkab Kampar Benahi Belasan Titik Jalan Ibu Kota Bangkinang

Tetap Prioritaskan Infrastruktur Warga: Pemkab Kampar Benahi Belasan Titik Jalan Ibu Kota Bangkinang

GAGASANRIAU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur publik yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah perbaikan dan penataan wajah daerah terus digesa tanpa henti.

Meskipun saat ini tengah berada dalam kondisi penyesuaian dan efisiensi anggaran tahun 2026, Pemkab Kampar tidak menyurutkan langkah dalam melayani kebutuhan mendasar warga.

Pembenahan infrastruktur jalan di kawasan pusat ibu kota kabupaten, yakni Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Bangkinang, terus dipacu secara intensif oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menegaskan bahwa akses jalan yang baik merupakan urat nadi perekonomian dan keselamatan masyarakat yang wajib diprioritaskan pengerjaannya.

Melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Afruddin Amga, S.T., M.T., disampaikan bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan saat ini sedang berlangsung masif di berbagai titik strategis.

"Saat ini ada beberapa titik jalan yang sedang dilakukan perawatan dan perbaikan oleh Pemda Kampar melalui Dinas PUPR pada bulan Mei 2026 ini," ungkap Amga di Bangkinang Kota pada Ahad (17/5/2026) sore.

Amga menjelaskan, aksi tanggap perbaikan jalan ini merupakan instruksi langsung dan wujud nyata kepedulian dari kepemimpinan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar Hj. Misharti.

Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa mobilitas masyarakat sehari-hari tidak terganggu oleh kerusakan jalan yang dapat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Secara teknis, Amga membeberkan bahwa program pemeliharaan berkala ini menyasar belasan ruas jalan kabupaten yang tersebar di wilayah Bangkinang Kota dan sekitarnya.

"Perawatan dan perbaikan jalan ini menyasar lebih dari 10 titik lokasi berstatus jalan kabupaten, yang dikerjakan secara mandiri melalui sistem swakelola oleh Dinas PUPR," urainya.

Pengerjaan dengan sistem swakelola ini dipilih guna menghemat anggaran daerah namun tetap menghasilkan kualitas pekerjaan fisik yang optimal dan cepat terealisasi.

Seluruh rangkaian perbaikan fisik jalan tersebut ditargetkan dapat rampung secara menyeluruh sebelum penutupan bulan Mei 2026, sehingga kenyamanan berkendara warga dapat segera pulih.

"Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, Pemda Kampar di bawah arahan Pimpinan tetap menempatkan pembenahan infrastruktur sebagai program prioritas utama," tegas Amga.

Lebih lanjut, Amga mengungkapkan faktor utama penyebab kerusakan fasilitas jalan di kawasan ibu kota, yakni genangan air akibat drainase yang tersumbat saat hujan deras.

Air yang menggenang menyebabkan resapan hingga merusak struktur aspal, sehingga timbul lubang yang mengganggu serta membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas.

Pemerintah daerah telah melakukan langkah antisipasi jangka panjang pada titik-titik rawan, seperti yang telah dikerjakan menjelang Hari Raya Idulfitri lalu dengan meninggikan badan jalan.

Mengingat infrastruktur merupakan aset negara dan milik bersama, Pemkab Kampar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut peduli memelihara fasilitas jalan yang telah diperbaiki.

Peran aktif warga dalam menjaga kelancaran saluran air di lingkungan sekitar sangat dibutuhkan agar genangan air tidak kembali merusak lapisan aspal jalan.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Ahad malam, pengerjaan penambalan dan perataan jalan sudah menyasar sejumlah ruas protokol, seperti Jalan H.R. Soebrantas, Jalan Tepi Sungai Kampar, hingga Jalan K.H. Nur Mahyuddin.

Langkah cepat dan berkelanjutan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Kampar dalam menata wajah Ibu Kota Bangkinang agar makin elok, rapi, dan nyaman bagi seluruh warga.(ADV)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index