Bentengi Generasi Muda, Pemkab Kampar Melalui Forum Puspa Madani Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di Ponpes Ustman Bin Affan

Bentengi Generasi Muda, Pemkab Kampar Melalui Forum Puspa Madani Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di Ponpes Ustman Bin Affan

GAGASANRIAU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar senantiasa memberikan perhatian serius terhadap perlindungan anak dan tumbuh kembang generasi muda. Lingkungan sekolah dan pondok pesantren harus dipastikan menjadi ruang aman yang kondusif bagi pembentukan karakter anak.

Langkah preventif dan edukatif terus digalang oleh pemerintah daerah bersama berbagai forum kemitraan masyarakat. Upaya ini menjadi bagian integral dalam mendukung visi Pemkab Kampar mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Wujud nyata komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui aksi pembinaan langsung ke lembaga pendidikan. Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Madani Kabupaten Kampar turun langsung mengedukasi para santri.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan kali ini dipusatkan di Pondok Pesantren Ustman Bin Affan, Desa Ridan Perkebunan, Kecamatan Bangkinang Kota, pada Senin (18/5/2026).

Program strategis ini digelar guna mempromosikan perilaku positif, ramah, dan saling menghargai di antara para peserta didik di lingkungan pesantren.

Pihak Manajemen Ponpes Ustman Bin Affan mengemas kegiatan kolaboratif ini dengan tajuk yang inspiratif, yakni "Membangun Generasi Santri Anti-Bullying dan Anti-Kekerasan".

Melalui sinergi antara Forum Puspa Madani, guru pembimbing, dan pengasuh pesantren, kegiatan ini diharapkan mampu menekan dan mencegah segala bentuk kejahatan maupun kenakalan di kalangan remaja usia sekolah.

Ketua Forum Puspa Madani Kabupaten Kampar, Erni Haerani, S.Pd., M.M., turun langsung memimpin rombongan dan menjadi narasumber utama dengan didampingi jajaran pengurus forum.

Kehadiran tim penyuluh disambut hangat dan penuh rasa kekeluargaan oleh pimpinan pondok pesantren yang diwakili Mudir Ma'had, Ustadz Yogi Anggara, M.Pd., beserta jajaran ustaz dan ustazah.

Dalam arahannya, Erni Haerani atau yang akrab disapa Rani menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral kepada para santri dan tenaga pendidik.

"Kegiatan ini bertujuan menciptakan ruang inklusif di mana para santri dapat terbuka berbicara tentang pengalaman mereka dan saling memberikan dukungan positif antar sesama," ujar Rani.

Rani menekankan bahwa para santri tidak hanya diajarkan untuk memahami bahaya tindakan perundungan (bullying), tetapi juga dilatih untuk saling mendengarkan dan menguatkan dengan rasa empati.

Lebih lanjut, Rani menyampaikan bahwa efektivitas pencegahan perundungan akan makin optimal jika melibatkan peran aktif dari para orang tua murid secara berkesinambungan.

Orang tua diharapkan dapat menyelaraskan pola asuh di rumah dengan program pencegahan di sekolah, sehingga terbentuk benteng perlindungan anak yang kuat dan utuh.

Tidak hanya mengupas persoalan bullying, materi penyuluhan juga diperluas untuk membentengi santri dari ancaman bahaya pernikahan dini, bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga maraknya judi daring (online).

Sementara itu, Mudir Ma'had Ponpes Ustman Bin Affan, Ustadz Yogi Anggara, M.Pd., mengapresiasi tinggi kepedulian Pemkab Kampar dan Forum Puspa Madani yang telah membimbing anak didiknya.

"Kegiatan ini sangat berharga untuk membentuk budaya santri yang lebih peduli, memiliki empati tinggi, serta mampu menghargai setiap perbedaan," tutur Ustadz Yogi penuh syukur.

Pihak pesantren mengaku sangat beruntung atas kehadiran Forum Puspa Madani yang secara sukarela memberikan pembinaan moral dan edukasi hukum bagi para santri.

Suasana sosialisasi berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Para santri tampak begitu antusias menyimak materi dan aktif berdiskusi sepanjang sesi penyuluhan.

Keseruan acara makin bertambah saat Forum Puspa Madani membagikan doorprize menarik bagi santri yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi, menutup kegiatan dengan penuh kegembiraan.(ADV)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index