GAGASANRIAU.COM, BANGKINANG - Pemerintah Kabupaten Kampar senantiasa memberikan perhatian penuh terhadap penyelenggaraan syiar Islam dan keagamaan di Bumi Sarimandau. Tata kelola serta persiapan matang selalu disiapkan agar setiap perayaan hari besar berjalannya khidmat dan tertib.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui konsolidasi masif lintas Perangkat Daerah dalam menyongsong datangnya Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang diwakili oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., memimpin langsung Rapat Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Iduladha dan Pawai Gema Takbir.
Pertemuan strategis tingkat kabupaten tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, pada Kamis (21/5/2026).
Rapat koordinasi akbar ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.S.T.P., M.Si.
Turut hadir memberikan masukan, jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten Setda Kampar, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Kampar.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Misharti menegaskan bahwa peringatan Hari Raya Iduladha yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, memiliki makna spiritual dan sosial yang sangat mendalam.
Momentum Iduladha bukan sekadar ritual ibadah semata, melainkan sarana memperkuat tali ukhuwah Islamiyah dan mengasah kepedulian sosial kepada sesama.
"Peringatan Hari Raya Iduladha 1447 H harus dipersiapkan secara matang dan terstruktur," ujar Wakil Bupati Misharti mengawali pengarahannya.
Persiapan mendalam tersebut mencakup teknis pelaksanaan Salat Iduladha, pengelolaan penyembelihan hewan kurban, hingga kemeriahan Pawai Gema Takbir.
"Kita ingin seluruh Rangkaian kegiatan berjalan secara khidmat, tertib, aman, serta meriah bagi seluruh warga Kampar," tambah Misharti.
Wabup secara khusus menginstruksikan seluruh panitia dan OPD terkait untuk menguatkan koordinasi teknis di lapangan.
Fokus perhatian diberikan pada aspek pengamanan lokasi, kebersihan lingkungan pasca-kurban, kelancaran arus lalu lintas, serta kesiapan fasilitas tempat ibadah.
Dalam rapat tersebut diulas secara terperinci teknis Pawai Gema Takbir yang akan dimeriahkan oleh iring-iringan Pawai Mobil Keliling hias.
Sementara itu, pusat pelaksanaan Salat Iduladha tingkat Kabupaten Kampar dipusatkan di Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islami (Islamic Center) Bangkinang.
Untuk pengelolaan kurban di Islamic Center, terdata sebanyak 22 ekor sapi yang siap disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang berhak.
Hewan kurban tersebut berasal dari sumbangan gotong royong OPD dan perusahaan di lingkungan Kabupaten Kampar sebanyak 20 ekor sapi, serta 2 ekor sapi dari masyarakat setempat.
Wabup Misharti berharap Pawai Gema Takbir nantinya berjalan semarak namun tetap mengedepankan ketertiban umum dan nilai-nilai religiusitas yang tinggi.
"Kita ingin gema takbir tahun ini benar-benar membawa syiar Islam yang positif serta menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kampar," pungkasnya.
Rapat persiapannya diakhiri dengan diskusi interaktif dan penyerapan masukan dari seluruh peserta guna menyempurnakan seluruh agenda perayaan Iduladha 1447 H.(ADV).