PT RSUP Industri Bersama Tim Gabungan Cepat Tanggap Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Desa Pulau Dusun Sinar Baru

PT RSUP Industri Bersama Tim Gabungan Cepat Tanggap Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Desa Pulau Dusun Sinar Baru
Tim pemadaman kebakaran PT RSUP saat melakukan pemadaman

GAGASANRIAU.COM, INDRAGIRI HILIR - Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya, Sambu Group gerak cepat ikut turun tangan.

Sambu Group melalui entitas perusahaannya, PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) Divisi Industri yang merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) ini bergerak cepat memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Aksi tanggap darurat tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) beserta unit peralatan lengkap.

Tim diturunkan secara langsung untuk menjinakkan si jago merah yang membakar lahan perkebunan milik masyarakat di RT 02 / RW 09, Desa Pulau Dusun Sinar Baru, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir.

Tak kurang dari area seluas sekitar 2 hektar perkebunan warga terdampak oleh kobaran api tersebut.

Berkat aksi kolaborasi cepat dan tanggap di lapangan, upaya pemadaman berhasil berjalan lancar tanpa meluas ke area sekitarnya.

Keberhasilan penanganan ini tak lepas dari sinergi solid berbagai unsur pendukung di lokasi kejadian.

Mulai dari Tim Damkar PT RSUP Divisi Industri, Tim Pemadam Swadaya Masyarakat, Tim Pemerintah Desa Pulau Burung, hingga personel gabungan dari TNI dan Polri setempat.

Di lokasi kejadian, tim gabungan langsung mengambil langkah taktis pemadaman secara intensif.

Mereka melokalisir area kebakaran guna memutus jalur penyebaran api agar tidak merembet ke kawasan perkebunan warga lainnya.

Proses pemadaman di lapangan memanfaatkan sistem transfer air dengan mengandalkan kolam galian penampungan air milik masyarakat setempat.

Respon cepat dan sinergi yang baik dari seluruh unsur di lapangan menjadi kunci utama dalam mengendalikan api.

"Walaupun kami menghadapi tantangan teknis dengan jarak sumber air yang cukup jauh, yakni sekitar ±450 meter dari titik lokasi api, tim gabungan tetap berupaya maksimal hingga berhasil melokalisir pergerakan api secara efektif," ujar Humas PT RSUP, Sumardi.

Sumardi menambahkan, untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal dan meminimalisir risiko, pihak perusahaan juga membawa armada peralatan operasional ke titik api.

"Guna menunjang efektivitas pemadaman, Perusahaan juga mengerahkan bantuan beberapa peralatan dan perlengkapan pemadaman saat turun langsung di lapangan," lanjutnya.

Langkah cepat PT RSUP Divisi Industri beserta seluruh elemen gabungan ini mendapat apresiasi tinggi dari aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Pulau Burung, Iptu Danu Hidayat, S.E., M.M., memuji kerja sama yang sangat efektif di lapangan.

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respon cepat dari tim PT RSUP divisi Industri dan tim gabungan dalam upayanya melakukan pemadaman kebakaran lahan masyarakat " kata Iptu Danu.

Hal ini lanjut Iptu Danu, merupakan bentuk kemitraan yang sangat positif.

Kedepan, semoga kita semua semakin awas untuk menjaga lahan dan hutan supaya kebakaran tidak kembali terjadi sehingga wilayah Pulau Burung dapat terjaga dari ancaman karhutla," timpal Iptu Danu Hidayat.

Aksi tanggap darurat ini menjadi bukti nyata dari komitmen berkelanjutan Sambu Group dan PT RSUP dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta menjamin keamanan wilayah di sekitar operasional perusahaan, terutama dari ancaman bahaya Karhutla.

Pascapemadaman, pihak perusahaan memastikan tidak akan berhenti sampai di sini. PT RSUP akan terus membina koordinasi erat bersama berbagai pihak mulai dari jajaran pemerintah desa, aparatur keamanan TNI/Polri, hingga tokoh masyarakat.

Guna memantau lokasi kejadian secara berkala dan memastikan area tersebut sepenuhnya aman serta bebas dari potensi munculnya kembali titik api (hotspot).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index