PNS di Pemko Pekanbaru Tipu Masyarakat Rp.100 Juta Dilaporkan Ke Polisi


Dibaca: 962 kali 
Selasa,08 Agustus 2017 - 15:53:30 WIB
PNS di Pemko Pekanbaru Tipu Masyarakat Rp.100 Juta Dilaporkan Ke Polisi ILUSTRASI

GAGASANRIAU.COm, PEKANBARU - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru dilaporkan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) karena menipu masyarakat hingga Rp.100 juta. PNS yang bergelar Hajjah berinisial Hj YB 45 tahun itu menipu RN dengan iming-iming dapat memasukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dan saat ini sebagaimana dilansir dari ANTARA,  Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Azwan menyatakan akan berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Pekanbaru terkait adanya laporan oknum aparatur sipil negara (ASN) diduga melakukan penipuan senilai ratusan juta rupiah.

"Sejauh ini saya belum dapat laporan persisnya seperti apa baik dari polisi maupun dari inspektorat. Segera kita koordinasi hal ini dengan mereka," kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Azwan Selasa (8/8/2017).

Berdasarkan laporan di Polresta Pekanbaru, oknum yang diduga melakukan penipuan tersebut merupakan Kepala Sub Bagian di Badan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru.

Oknum berinisial Hj YB (45) dilaporkan oleh korbannya berinisial RN (36) atas dugaan penipuan dengan modus meloloskan korban menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pada 2012 silam.

Sesuai laporan di Polresta Pekanbaru, korban disebut telah menyerahkan uang sejumlah Rp100 juta ke YB sebagai syarat menjadi PNS. Namun, selang lima tahun kemudian janji itu tidak kunjung terealisasi sehingga korban melaporkan ke polisi.

Azwan mengatakan jika memang dari koordinasi tersebut membenarkan bahwa YB terlibat penipuan, maka pihaknya sepenuhnya akan menyerahkan proses hukum kepada yang berwajib.

Ia menjelaskan jika baru sekedar pelaporan pihaknya belum bisa menjatuhkan sanksi terhadap oknum ASN yang di duga melanggar. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 yang menyebutkan sanksi atas seorang ASN, baik sanksi pemecatan atau teguran baru bisa diberikan setelah ada putusan inkrah dari pihak pengadilan.

"Belum bisa. Kami dari Pemerintah harus mengikuti prosedur hukum terlebih dahulu. Kami ikuti. Sampai mana prosesnya. Kalau sudah terbukti, ada putusan hukum baru bisa kami ambil sikap," urainya.

Lebih jauh, dia mengatakan Pemkot Pekanbaru akan melakukan evaluasi secara menyeluruh menyusul adanya laporan tersebut. Menurut dia, evaluasi biasanya dilakukan secara periodik, namun jika ada kejadian seperti diatas, maka evaluasi dapat dilakukan secara insidentil. "Evaluasi secara keseluruhan, ini kewajiban kita," ujarnya.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,21 Februari 2019 - 18:09:42 WIB
    Mengabdi untuk Menginspirasi Negeri di Aksi Peduli Pendidikan 2018

    Mahasiswa Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak

    Mahasiswa Aksi Peduli Pendidikan di Desa Bandur Picak GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menggali ilmu dalam bidang akademis ataupun non-akademis di kampus. Salah satu tugas mahasiswa yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdia
  • Kamis,21 Februari 2019 - 17:17:24 WIB

    Penanganan Konflik Satwa Liar Gajah Di Rumbai Bukit

    Penanganan Konflik Satwa Liar Gajah Di Rumbai Bukit GAGASANRIAU.COM. PEKANBARU - Selasa, 19 Februari 2019,  Call Center menerima laporan dari Tengku Refli (Lurah Agrowisata) bahwa ada sekelompok  Gajah liar yang mengganggu di Jl. Sri Sejahtera Ujung Sei Rantau Panjan
  • Kamis,21 Februari 2019 - 16:57:04 WIB
    Cerita Tentang Gubri yang Ramah dan Santun

    Sebelum Dilantik Presiden, Syamsuar Pamitan dengan Masyarakat Siak

    Sebelum Dilantik Presiden, Syamsuar Pamitan dengan Masyarakat Siak   GAGASNRIAU.COM, SIAK - Sebelum berangkat ke Jakarta beberapa hari lalu untuk dilantik Presiden Jokowi sebagai Gubernur Riau, Syamsuar sempat berpamitan dengan masyarakat Siak yang telah dipimpinnya hampi
  • Kamis,21 Februari 2019 - 22:53:41 WIB

    Kordias Pasaribu: Gubri Baru, Harapan Baru Riau

    Kordias Pasaribu: Gubri Baru, Harapan Baru Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Pagi tadi Rabu (20/2/2019) Presiden Jokowi telah melantik Gubri dan Wagubri Riau yang baru. Banyak harapan yang disandangkan rakyat Riau pada pasangan pemenang Pilkada tahun lalu ini.
  • Kamis,21 Februari 2019 - 22:19:45 WIB

    Presiden Jokowi Lantik Gubri dan Wagubri di Istana

    Presiden Jokowi Lantik Gubri dan Wagubri di Istana GAGASANRIAU.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo melantik Syamsuar dan Edy Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau. Pelantikan keduanya berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 20 Februari 2019.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker