Gaji Triliunan Tapi Bolos Berbulan-bulan! Bupati Siak Ngamuk Siapkan Surat Pemecatan Puluhan ASN, Anda Orangnya?

Rabu, 04 Maret 2026 | 04:35:15 WIB
Afni Zulkifli

GAGASANRIAU.COM, SIAK - Akhirnya Bupati Siak Afni Zulkifli memberikan kabar mengejutkan buat ASN yang pemalas.

Afni Z mulai bersikap tegas setelah menemukan borok di birokrasinya sendiri. Tak main-main, hampir 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Siak terciduk "makan gaji buta" dengan tidak masuk kerja selama puluhan hingga ratusan hari!

.Gerah dengan kelakuan para oknum ini, Bupati Afni kini sedang mematangkan administrasi pemecatan massal.

"Kami akan melakukan pemberhentian, karena sudah tak bisa dibina, dan negara dirugikan," tegas Afni, Selasa (3/3/2026) dikutip dari riaupos.jawapos.com.

Baca juga : Fenomena ASN Gaib di Siak: Gaji Rp1,1 Triliun, Kenapa Anak Buah Bupati Afni Berani Membolos 100 Hari?

APBD Rp 1,1 Triliun Terancam Jadi 'Bancakan' Bolos

Bukan tanpa alasan sang Bupati murka. Bayangkan saja, setiap tahunnya rakyat Siak harus merogoh kocek APBD hingga Rp 1,1 triliun lebih hanya untuk membayar gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

Angka fantastis ini belum termasuk biaya untuk tenaga non-ASN yang jika ditotalkan mencapai lebih dari 15.000 orang. 
"Membayarkan ini bukan nominal yang kecil, dan setiap sen-nya harus dijaga agar tidak terjadi kebocoran," cetus Afni.

Rekor Bolos: Ada yang 100 Hari Menghilang!

Berdasarkan hasil audit kedisiplinan sejak Bupati Afni menjabat sungguh membikin geleng-geleng kepala. Ada ASN yang tercatat tidak masuk kerja selama 98 hari, bahkan ada yang melampaui 100 hari lebih!

Ada juga oknum "ajaib" yang dalam sebulan hanya masuk 8 hari alias bolos 22 hari.

Bupati Afni mengingatkan para ASN yang mungkin "lupa aturan": Absen 10 hari berturut-turut? Bisa dipecat! Absen 28 hari akumulasi? Sanksi pemberhentian menanti!

"Banyak yang tidak tahu aturan dan sanksi. Makanya, kami sosialisasi sekaligus bentuk pembinaan. Sebagian sudah mulai disiplin, sisanya masih berproses," tambahnya.

Pesan Menohok: "Kita Adalah Pelayan!"

Bupati perempuan pertama di Siak ini mengajak seluruh jajarannya untuk sadar diri bahwa gaji yang mereka terima berasal dari keringat rakyat.

Setelah "membersihkan" ASN, Afni mengincar kedisiplinan PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

"Ke depankan pelayanan dengan menjaga disiplin dalam bekerja. Karena kita adalah pelayan," tegas Afni menutup pembicaraan.

Kini, puluhan ASN yang masuk dalam daftar hitam itu tinggal menunggu waktu untuk "angkat koper" dari kantor pemerintahan. Siapa saja mereka? Bupati meminta publik bersabar menunggu hitungan final.

Terkini