Dosen Fakultas Teknik UMRI Mengabdi Pada Masyarakat, Optimasi Minyak Sereh di Desa Jalau

Kamis, 30 Desember 2021 - 20:39:46 wib | Dibaca: 806 kali 
Dosen Fakultas Teknik UMRI Mengabdi Pada Masyarakat, Optimasi Minyak Sereh di Desa Jalau

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Riau melakukan kunjungan ke Desa Sungai Jalau Kabupaten Kampar sebagai bentuk realisasi program pengabdian kepada masyarakat. 

Kunjungan ini sudah dilaksanakan beberapa kali dengan puncaknya yang terlaksana pada Senin (27/12/2021). 

Sunaryo, selaku ketua tim pengabdi, mengatakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah suatu hal yang penting.

"Mengingat tidak hanya karena sebagai perwujudan tri darma perguruan tinggi tetapi juga karena berlandaskan kepedulian kepada masyarakat dalam bentuk implementasi teknologi," kata Sunarya.

Kegiatan pengabdian ini secara teknis merupakan optimasi produksi minyak sereh di Desa Sungai Jalau. Tanaman sereh merupakan salah satu komoditi agraris yang memiliki potensi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Sungai Jalau.

"Intensitas produksi minyak sereh dari proses penyulingan masih sangat minim karena jumlah pelaku usaha yang masih sedikit. Di samping itu, proses penyulingan yang optimal masih belum terakomodir oleh pengetahuan warga Desa Sungai Jalau yang belum komprehensif akan teknologi termal," sebut Sunaryo.
 
Oleh karena itu, hal ini memotivasi tim pengabdi Universitas Muhammadiyah Riau untuk melakukan optimasi perangkat penyulingan sebagai bentuk edukasi positif bagi masyarakat Desa jalau sedini mungkin.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat tim pengabdi diberikan keleluasaan untuk melakukan modifikasi perangkat penyulingan agar menghasilkan proses penyulingan yang efektif dan efisien.

"Implementasi modifikasi tahap awal yang telah terlaksana telah terbukti dapat menangani permasalahan terdahulu, khususnya kebocoran panas hasil pembakaran," jelas ketua tim pengabdi ini.

Masyarakat Desa Sungai Jalau berharap kegiatan modifikasi ini dapat berlanjut melalui kegiatan-kegiatan pengabdian selanjutnya sehingga kekurangan-kekurangan yang masih ada dapat lebih ditingkatkan lagi dan menjadikan proses penyulingan ini sebagai teknologi yang dapat bersaing di ranah lokal maupun internasional.


Loading...
BERITA LAINNYA