Buaya Pemangsa Manusia di Tekulai Hulu Berhasil Ditangkap

Senin, 23 Januari 2023 - 12:25:35 wib | Dibaca: 420 kali 
Buaya Pemangsa Manusia di Tekulai Hulu Berhasil Ditangkap
Buaya muara pemangsa di Desa Tekulai Hulu berhasil ditangkap

GAGASANRIAU.COM, TEKULAI HULU- Seekor buaya ganas pemangsa seorang manusia di Desa Tekulai Hulu, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau berhasil ditangkap.

Buaya berukuran besar dengan panjang kurang lebih 3 meter 70 cm dan lebar 67 cm lebih itu ditangkap Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Indragiri Hilir.

"Alhamdulilah sekitar pukul 22.30 WIB Tim TRC DPKP Inhil berhasil mengevakuasi buaya muara dengan ukuran 3 meter," kata DPKP, Drs H Eddiwan Shasby MM, Minggu (22/1/2023).

Eddiwan Shasby mengatakan, penangkapan buaya yang sempat meresahkan warga itu berdasarkan surat resmi dari Kepala Desa Tekulai Hulu Kecamatan Tanah Merah, Sofiansyah, yang ditujukan kepada Bupati Inhil.

"Menindak lanjuti surat tersebut, DPKP Inhil menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk menangani buaya muara ganas yang menyeret korban bernama Dahlan (40) ke dasar sungai hingga tewas," terangnya.

Tim Reaksi Cepat terdiri dari 1 Regu Tim TRC DPKP, beranggotakan lebih kurang 12 orang didamping Pengawas, tim EMS/Emergency Medical Service atau medis sebanyak 1 orang, media 1 orang dengan total keseluruhan anggota DPKP sebanyak 12 orang.

"Sebelum operasi, dilakukan briefing yang dipimpin oleh Rustam Efendi dari DPKP untuk mengambil langkah-langkah penanganan evakuasi mengingat satwa liar (buaya) muara ini cukup besar," paparnya.

Sekitar pukul 17.00 WIB Tim DPKP sudah berada di lokasi, terlebih dahulu Tim DPKP apel persiapan yang dihadiri aparat Desa dan Babinkantibmas. Selanjutnya TRC DPKP bergerak menyusuri parit-parit dimana lokasi buaya berada.

Proses penangkapan buaya berjalan memakan waktu lebih kurang 2 jam dan beberapa kali mengalami kegagalan karena buaya yang ditangkap cukup besar. Tim terus melakukan pencarian sampai  berhasil buaya tersebut dievakuasi," sambungnya menjelaskan.

Eddiwan Shasby MM menghimbau kepada masyarakat khususnya ditempat temuan buaya untuk terus waspada dan berhati-hati.

“Harapan saya kepada masyarakat agar selalu berhati hati dan waspada menggunakan atau memanfaatkan sungai, parit atau kanal untuk beraktivitas," pesannya.

Dari data dan penanganan evakuasi buaya selama ini di Inhil tidak bisa dikatakan aman untuk masyarakat
beraktivitas disungai karena banyaknya dibeberapa sungai atau parit ditemukan buaya yg dapat membahayakan warga.

Terkahir Eddiwan Shasby mengatakan, saat ini sepanjang penanganan buaya ganas di Inhil, DPKP mengumpulkan sebanyak 5 ekor buaya gans di penakaran atau kandang DPKP yang beralamat di Jalan SKB Tembilahan.

"Kandang sudah penuh tidak dapat tertampung lagi dan berharap BKSDA Riau segera menindaklanjuti." tutupnya.

Atas berhasilnya penanganan buaya ganas itu, Kepala Desa Tekulai Hulu, Sofiansyan mewakili masyarakat Desa Tekulai Hulu mengucapkan ribuan terima kasih kepada DPKP Inhil.

"Alhamdulillah, buaya muara yang telah menerkam warga Desa Tekulai Hulu telah berhasil ditangkap oleh Tim DPKP Inhil," ucapnya.

"Saya Kepala Desa Tekulai Hulu mengucapkan ribuan terima kasih kepada DPKP yang gerak cepat merespon keluhan warga untuk menangkap buaya muara ganas itu." Tutupnya.

Website: Warga Tekulai Hulu Disambar Buaya saat Bongkar Kayu di Tepi Parit

Untuk diketahui, dimana berita sebelumnya, seorang pria bernama Dahlan (40 tahun) tewas disambar buaya dan diseret ke dasar sungai.

Dahlan disambar buaya di tepi parit di Desa Tekulai Hulu, Kecamatan Desa Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Peristiwa naas itu disaksikan oleh istrinya sendiri saat korban disambar buaya ganas pada Sabtu, 21 Januari 2023, saat korban membongkar kayu.

"Korban membongkar kayu di tepi parit, tiba-tiba istri korban mendengar teriakan minta tolong dengan jarak kurang lebih 50 meter,," kata Kades Tekulai Hulu, Sofiansyah.

Istri korban saat itu langsung berlari menuju suara mitra tolong, ternyata suaminya sudah hilang diseret buaya ganas itu ke dasar parit," sambungnya.

Saat itu, Istri korban melapor kepada Kepala Desa Tekulai Hulu dan Masyarakat setempat bahwa suaminya Dahlan telah hilang pada Sabtu Siang (21/1/2023).

Setelah melaporkan kejadian tersebut, Tim SAR dibantu masyarakat melakukan pencarian terhadap korban. Beberapa jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi mengambang.

"Korban sudah ditemukan dalam keadaan meningal dunia, di titik hilangnya korban," kata Kepala Dinas DPKP Inhil Drs H Eddiwan Shasby MM.

Drs H Eddiwan Shasby MM mengatakan, korban ditemukan mengambang oleh tim SAR gabungan dibantu masyarakat setempat. Korban langsung dievakuasi.

"Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan." Tutup Drs H Eddiwan Shasby MM.


Loading...
BERITA LAINNYA