Mahasiswa MBKM UMRI Melayani UMKM dalam Menggunakan QR Code

Selasa, 28 Februari 2023 - 11:47:12 wib | Dibaca: 683 kali 
Mahasiswa MBKM UMRI Melayani UMKM dalam Menggunakan QR Code
Mahasiswa magang di BRI KCP Panam saat mapping penggunaan barcode QRIS

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Apakah sudah ada yang tahu apa itu mahasiswa MBKM?. Nah, Mahasiswa MBKM adalah mahasiswa yang menjalankan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diadakan oleh perguruan tinggi nya masing-masing. 

Salah satu nya yaitu Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau. Dimana program tersebut dirancang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja.

Program MBKM terdiri dari Eksternal dan Internal. Adapun program MBKM yang mengambil bagian MBKM Internal di Umri sebanyak 153 Mahasiswa dari 9 Program Studi, salah satunya Program Studi Akuntansi. 

Program yang diambil salah satu mahasiswa Umri yaitu Program magang yang dibimbing oleh ibu Siti Samsiah, S.E., M.Ak selaku Pembimbing Utama dan Bapak Ashadi Rikowijaya selaku Pembimbing Lapangan pada PT. Bank Rakyat Indonesia yang terletak pada bagian Kantor Cabang Pembantu (KCP) Panam yang beralamat di Jl H.R Soebrantas KM 11,5 Tuah Karya, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau (28293).

Pada saat menjalankan tugas magang di BRI KCP Panam, Mahasiswa Umri turut hadir dilapangan untuk melaksanakan Mapping. Nur Azzahra Wedyati selaku mahasiswa umri bertanya, “Mapping itu apa ya kak?” “Mapping itu dilakukan untuk mengetahui nasabah-nasabah yang potensial untuk dijadikan nasabah BRI KCP Panam,” ungkap Rissa Nitalea (Bagian Funding Officer).

Yuk simak apa saja sih yang dilakukan saat Mapping?

Pada saat Mapping mahasiswa umri mencari dan mendatangi satu persatu UMKM yang belum mempunyai rekening BRI, yang ingin menggunakan mesin EDC, maupun transaksi melalui QR code. QR code atau biasa disebut QRIS singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. 

Saat ini siapa sih yang belum tahu tentang pembayaran melalui QR code?, tentu sudah banyak kalangan umat manusia yang bertransaksi mengunakan QR code setiap melakukan pembayaran apa saja. QR code ini sebenarnya juga bukanlah layanan baru, karena sudah diluncurkan sejak Agustus 2019 dan penggunaanya pun sudah banyak. QRIS memudahkan nasabah sekaligus pelaku usaha untuk melakukan berbagai aktivitas tanpa terbatas ruang dan waktu, termasuk dalam melakukan transaksi.

Mahasiswa MBKM UMRI mampu melayani UMKM yang ingin menggunakan QR code untuk memudahkan pedagang agar tidak perlu mengeluarkan uang cash sebagai uang lebih atau kembalian, juga memudahkan pembeli dalam melakukan pembayaran non tunai. Pelayanan tersebut dengan mendatangi satu persatu pedagang, juga turut menawarkan agar membuka rekening baru terlebih dahulu guna mempermudah nasabah tanpa perlu hadir dan mengantri ditempat. 

Pedagang hanya perlu mengisi form data nasabah dan melengkapi syarat yang sudah ditentukan. Setelah itu pedagang akan dipandu untuk membuka rekening dengan cara digital saving terlebih dahulu melalui web bukarekening.bri.co.id. Dan setelah terbentuk rekening pedagang tersebut dialihkan untuk mendownload aplikasi BRIMO guna memudahkan pedagang dalam pengecekan mutasi, transfer, tarik tunai, dan lainnya. 

Setelah buku tabungan dan atm tersebut tercetak oleh Cs BRI KCP Panam, Mahasiswa umri siap mengantar kembali ke alamat pedagang yang sudah didatangin dan kembali mengingatkan untuk pengerjaan mencetak barcode QRIS minimal 5 hari siap. Untuk biaya dalam QRIS dikenakan sebesar 0,7% dari jumlah transaksinya. Setelah barcode QRIS terbentuk, Mahasiswa umri kembali mengantarkan  barcode QR ke tempat dan mengingatkan pedagang mendownload terlebih dahulu aplikasi Bri Merchant untuk pengecekan transaksi QRIS. Maka dari itu sesuai dengan slogan BRI “Melayani Dengan Setulus Hati”.   

Penulis : Nur Azzahra Wedyati (190301245) dan Siti Samsiah, S.E., M.Ak
Universitas Muhammadiyah Riau


Loading...
BERITA LAINNYA