Jasad Bocah Mengapung di Parit Desa Mumpa


Dibaca: 674 kali 
Sabtu,28 April 2018 - 15:02:01 WIB
Jasad Bocah Mengapung di Parit Desa Mumpa
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32 tahun) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir, ditemukan mengapung, sudah dalam keadaan meninggal dunia di Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, Sabtu, 28/4/2018, sekira pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, kedua korban, dilaporkan hilang, Jumat, 27/4/2018.
 
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek lalu menceritakan kronologis kejadian. "Biasanya, korban selalu mengantarkan makan siang suaminya, Selamat (42 tahun)". Jelas AKP Suwernedi. Namun hari itu, sampai pukul 11.00 WIB, korban tidak kunjung datang. Selamat lalu mencari istrinya, ke rumah, namun disana, Selamat, juga tidak menemukan istri dan anaknya. 
 
Bersama warga sekitar, Selamat mencari keberadaan istri dan anaknya, sampai ke areal perkebunan milik masyarakat. Pencarian dilakukan hingga larut malam, namun Mistawati dan Akbar Maulana, tetap raib tanpa jejak.
 
Pada hari Sabtu, 28/4/2018, sekira pukul 04.00 WIB, Jamian (37 tahun), warga Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, yang hendak buang hajat di Kanal Parit 5 di samping rumahnya, melihat ada sosok seperti mayat yang mengapung, di WC dekat rumahnya itu. Saat diperhatikan dengan lebih seksama, ternyata sosok tersebut, adalah 2 (dua) mayat manusia dalam kondisi mengapung, di dalam kanal. 
 
Jamian lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, yang segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut. 
 
Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, untuk memberitahukan adanya penemuan mayat seorang perempuan dewasa dan anak - anak. 
 
Kedua mayat korban, dievakuasi dari dalam kanal, dan dibawa menuju rumah keluarganya, di Blok M, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok.
 
Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, di tubuh kedua jasad, tidak ditemukan bekas tanda - tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh ke dalam kanal dan karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam bersama anaknya. 
 
Keluarga tidak bersedia jasad kedua korban diautopsi, dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi. 
 
Saat ini, jasad kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarga, untuk dikebumikan.
 
Reporter: Daud M Nur

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 20:01:24 WIB

    Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Inhil

    Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Inhil GAGASANRIAU.CON, TEMBILAHAN - Rapat persiapan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di ruang rapat Kantor Dinas Sosial , Selasa (23/10/2018) Siang. Ketua Hari Pahlawan 2018 Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0314/Inhi
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 17:46:09 WIB

    Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

    Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan memimpin Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Engku Kelana, Tembilahan,
  • Selasa,23 Oktober 2018 - 17:21:44 WIB

    Wardan Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa SDN 007 dan 008 Tembilahan

    Wardan Peringati HCTPS Sedunia Bersama Siswa SDN 007 dan 008 Tembilahan GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan turut memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia Tahun 2018 bersama siswa/i SDN 007 dan SDN 008 Tembilahan, Selasa (23/10/2018) pagi.
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:54:29 WIB

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa

    Mayat Tergantung di Pohon Kelapa, Satu Personil Polsek Gas Diperiksa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN – Satu orang personil Polsek GAS di periksa terkait dugaan kekerasan terhadap korban Erizun (31), seorang warga Teluk Pinang yang ditemukan tergantung  di pohon kelapa.
  • Senin,22 Oktober 2018 - 15:35:59 WIB

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa

    Mengungkap Kasus Mayat Tergantung di Pohon Kelapa GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kamatian Erizun (31 tahun) warga Parit 6 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas), Kabupaten Indragiri Hilir ditemukan tewas tergantung di pohon kelapa menuai
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker