Daerah

Gagalnya PDAM TI Adalah Wujud Gagalnya Pemerintah Daerah Inhil

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Inhil, Edi Ginawan

GagasanRiau.Com Tembilahan - Gagalnya PDAM Tirta Indragiri dalam memfasilitasi pasokan air bersih kepada masyarakat adalah wujud kegagalan pemerintah daerah kabupaten Indragiri Hilir. Sebab PDAM TI adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Edi Ginawan dengan mobroknya pelayanan PDAM TI agar bisa berbenah diri. Dikatakannya, PDAM TI harus segera melakukan pembenahan dan perbaikan kedepannya.

"Saya tegaskan pada PDAM TI agar segera berbenah serta pasang telinga untuk mendengarkan keluhan masyarakat, ucap Edi Gunawan saat bincang-bincang disalah satu warung kopi di Tembilahan, Senin (28/3/2018).

Pria yang akrab disapa Asun ini juga menjelaskan tidak ada alasan lagi sebenarnya PDAM TI macet karna DPRD sudah menganggarkan alokasi dana yang diinginkan, dan menurut Edi jika PDAM Kota Tembilahan gagal maka, ini wujud nyata gagalnya Pemerintah Daerah Inhil.

"Semua sudah dimuluskan etikadnya, anggaran yang diajukan sudah disahkan, menurut saya tidak ada lagi alasan istilah macet, saya dengan keras nyatakan bagaimanapun keadaan dilapangan yang jelas menurut pandangan saya adalah jika PDAM gagal maka ini bentuk nyata gagalnya Pemerintah Daerah, kenapa saya bilang begitu, karena Peraturan Daerah (Perda) penyediaan air bersih sudah disahkan oleh pihak legislator dan eksikutor tinggal lagi pemdakab mengupayakan pengucuran anggaran yang 5 M itu guna memberi pemodalan kepada pihak PDAM," ucap Edi dengan wajah kesal.

Edi juga meminta kepada masyarakat agar tetap bersabar dan tidak mengambil kebijakan sendiri, dan ia akan selalu pantau perkebangan, karna keresahan masyarakat juga ia rasakan.

Reporter Daud M Nur


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar