Mahasiswa KKN Umri Tanam Toga di Perkarangan Puskesmas Desa Kemang

Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:35:21 wib | Dibaca: 769 kali 
Mahasiswa KKN Umri Tanam Toga di Perkarangan Puskesmas Desa Kemang
Mahasiswa KKN UMRI tanam Toga di perkarangan Puskesmas Pembantu Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

GAGASANRIAU.COM, PANGKALAN KURAS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 32 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) priode 2022 tanam Toga di perkarangan Puskesmas Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. 

Siti Niqmatun Janah mengatakan, ide penanaman ini muncul karana adanya sepetak lahan yang tidak terawat yang masih belum dimanfaatkan di Puskesmas Pembantu Kemang yang masih belum di manfaatkan dengan baik. 

"Kelompok KKN 32 UMRI berinisiatif untuk melakukan kegiatan yang efektif dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga yang dapat ditanam dan diolah sendiri sebagai obat alternatif yang lebih aman," kata Mahasiswa KKN itu, Minggu (11/09).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Riau dengan tema “Keluarga sehat sentosa bersama toga berbasis pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) melalui kuliah keja nyata” yang bertujuan untuk mengabdi kepada masyarakat.

Tanaman obat keluarga atau yang lebih dikenal dengan istilah TOGA, merupakan salah satu program pemerintah di bidang kesehatan, yang bertujaun untuk menjaga, membudidayakan dan melestarikan tanam obat Indonesia dari kemungkinan kepunahan.

Seperti yang sudah diketahui, tanaman TOGA merupakan beberapa jenis tanaman obat yang dapat ditanam dengan mudah di pekarangan rumah ataupun di pot plastik. Tanaman TOGA sendiri terdiri dari jahe, kunyit, daun sirih, dan masih banyak lagi. Keberadaan tanaman TOGA ini banyak membawa manfaat yang baik bagi kesehatan. 

"TOGA dapat memenuhi upaya kesehatan preventif (pencegahan penyakit), promotif (peningkatan derajat kesehatan), kuratif (penyembuhan penyakit) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan)," terangnya.

Selain itu, dengan adanya penanaman TOGA juga berfungsi sebagai upaya untuk pelestarian tanaman obat dari terjadinya proses pelangkaan. Tanaman obat keluarga juga pernah dikembangkan diberbagai plosok daerah mulai dari pedesaan sampai di perkotaan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman obat yang tumbuh sesuai karakteristik daerah tersebut. 

Namun masih terdapat beberapa permasalahan dan hambatan dari keberadaan TOGA pada setiap daerah, diantaranya yaitu pengelolaan dan pemanfaatan TOGA yang masih belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu pentingnya revitalisasi TOGA, agar TOGA dapat berkembang secara optimal dan dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat sebagai bahan ramuan yang berkhasiat dalam upaya menjaga, meningkatkan dan menanggulangi kesehatan.

Target utama kelompok KKN 32 ialah ibu-ibu desa kemang. Menurut ibu Siti Aminah salah satu warga desa kemang yang mengikuti proses penanaman toga “dalam hal kesehatan dalam rumah tangga peran ibu-ibu sangat penting, nantinya setelah kegiatan ini di harapkan ibu-ibu di Desa Kemang dapat memanfaatkan perkarangan rumah yang masih kosong untuk menanam tanaman TOGA di perkarangan rumahnya masing-masing”. 

Selain itu, kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk menjaga, membudidayakan dan melestarikan tanaman obat Indonesia yang berkemungkinan akan mengalami kepunahan.

Di awal kegiatan, kelompok KKN 32 mensosialisasikan terlebih dahulu bagaimana proses penanaman toga menjelaskan manfaat dan mudahnya menanam tanaman ini yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman tanaman TOGA.
 
Penulis : Mhd Nur Irfansyah


Loading...
BERITA LAINNYA