Ekonomi

Jelang Bulan Puasa Kebutuhan Sembako Mulai Naik

Pedagang Sembako

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) mulai mengalami kenaikkan ditingkat penjual.

"Daging sapi hari ini seharga Rp120.000, sementara biasanya dijual Rp110.000 per kilogram. Ayam potong Rp25.000, harga normal dikisaran Rp22.000 sampai Rp23.000 per kilogram," ujar Uni Asih (47), warga di Jalan Soebrantas, Pekanbaru, Minggu (22/5/2016).

Ia jelaskan, belum lagi dengan harga komoditas lain seperti telur ayam ras, sudah dalam sekitar sepekan terakhir untuk satu papan per 30 butir dijual pedangang Rp36.000 dari sebelumnya seharga Rp32.000.

Padahal, menurutnya, pasokan untuk stok kebutuhan telur di Pekanbaru sebagian besar didatangkan dari provinsi tetangga seperti Sumatera Utara belum pernah mengalami kekurangan alias selalu tersedia.  

"Kalau menurut saya, sudah jelas ada permainan pelaku terutama spekulan karena dua pekan lagi kita kan mau puasa. Biasa lah, permasalahan klasik (kenaikan harga) seperti ini selalu terjadi jelang dan saat puasa," ungkap dia.

Luzi (35), warga Pekanbaru lainnya mengatakan sudah menjadi rahasia umum berbagai harga kebutuhan pokok masyarakat jelang semakin mendekati bulan puasa Ramadan dan terjadi di Indonesia, maka cenderung semakin tinggi.

Terutama terhadap lima komoditas pangan strategis yang selalu mengalami kenaikan harga seperti daging sapi, ayam potong, telur ayam ras, cabai rawit, cabai merah dan bawang merah.

"Kalau hari ini cabai merah berasal dari Sumatera Barat dipatok Rp24.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp19.000 sampai Rp21.000 per kilogram karena puasa masih dua pekan lagi," terangnya.

Ali (35), salah satu pedagang telur ayam ras mengaku, untuk mendapatkan komoditas yang dijualnya tersebut, tidak terlalu sulit karena pasokan terutama ditingkat distributor atau agen selalu tersedia.

"Kita tak tau kenapa naik. Memang sebelumnya dijual dengan harga Rp32.000, sekarang jadi Rp36.000 per papan. Mungkin karena mau bulan puasa, jadi harga telur ikut naik," ucapnya.

Editor Arif Wahyudi
sumber antarariau


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar