Ekonomi

Pasokan Tidak Lancar, Harga Gula Pasir Meroket

GagasanRiau.Com Pekanbaru - Akibat pasokan tidak lancar, harga jual gula pasir beberapa hari menjelang Lebaran tahun ini menembus Rp17.000 per kilogram (kg) di Kota Pekanbaru. Dan kenaikkan harga ini bukan kali pertama setelah naik hingga Rp.16000 sebelumnya cuma Rp12.000 per kg.

"Pekan lalu harga gula bertahan Rp16.000 per kg, tapi sepekan terakhir mendekati Lebaran naik Rp1.000 atau jadi Rp17.000 per kg," kata Anto (45), pedagang kebutuhan pokok di Pasar Arengka, Pekanbaru, Minggu. (3/7/2016), dikutip dari Antara.

Menurutnya, meroketnya harga gula pasir di pasaran daerah tersebut karena besarnya permintaan masyarakat terutama dalam menyambut Idul Fitri 1437 Hijriah.

Padahal, dua pekan menjelang bulan puasa Ramadhan tahun ini gula pasir kristal nonkemasan itu dijual kepada konsumen dengan harga Rp12.000 per kg.

Harga komoditas ini mengalami pelonjakan dan bertahan selama lima pekan baik sebelum puasa atau setelah bulan puasa pada kisaran Rp16.000 per kg akibat pasokan tidak lancar diterima pedagang tingkat distributor.

Erna, pedagang barang kebutuhan pokok di Pasar Palapa, Pekanbaru, mengaku beberapa harga barang terutama sembilan bahan pokok sedikit lebih tinggi dari hari biasa, tetapi masih relatif wajar.

"Permintaan sekarang ini lagi sepi, namun untuk harga gula pasir masih saja tinggi. Saat ini harganya masih di atas Rp17.000 per kg," ucap dia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Azwan pekan ini mengaku operasi pasar berupa daging sapi beku segar dan gula pasir kristal yang telah digelar ternyata belum mampu menurunkan harga kedua komoditas tersebut.

"Sebagian besar dari harga sembilan bahan pokok saat ini masih relatif stabil. Cuma harga gula pasir masih tinggi dan daging sapi yang belum bisa ditekan," ungkap Azwan.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga daging sapi masih berkisar Rp110.000 hingga Rp120.000 per kg, sementara dalam operasi pasar daging sapi beku dijual cuma Rp80.000 per kg dan gula pasir hanya Rp12.000 per kg.

Editor Ginta Gudia


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar