Daerah

Dukungan untuk Firdaus, Pemuda Pancasila Dan Melayu Milenial Datangi LAM Pekanbaru

Walikota Pekanbaru, Firdaus
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Polemik desakan yang menuntu Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru untuk mencabut gelar adat Datuk Bandar Setia Amanah kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus, mendapat respon dari berbagai kalangan. Tuntutan ini sebelumnya disampaikan oleh GMP2R dalam aksinya pada 2 Oktober 2019 yang lalu di Di kantor LAM Pekanbaru, Jalan Senapelan
 
Kali ini, reaksi muncul dari DPP Melayu Milenial dan MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru. Reaksi dukungan ini disampaikan oleh perwakilan masing masing lembaga tersebut saat mendatangi Kantor LAM Pekanbaru pada Hari Sabtu ini (5/10/19). Tak kurang 400 orang kader Pemuda Pancasila dan Melayu Milenial hadir dalam aksi tersebut.
 
Sekretaris Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Mustakim JM SPd MPd, dalam keterangannya pada pertemuan tersebut meminta kepada LAM Kota Pekanbaru untuk tidak mencabut gelar yang sudah diberikan. Ia juga menjelaskan kalau Walikota Pekanbaru saat ini  merupakan Dewan Penasehat MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, sehingga kami merasa terpanggil untuk turut mendukung beliau.
 
Sementara itu Ketua Melayu Milenial, Tengku Zamri Amril, menyampaikan bahwasanya desakan pencabutan gelar adat pada Walikota sangat bermuatan politis dan dapat menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat pekanbaru. Ia meminta agar LAM Pekanbaru tidak mecabut gelar tersebut sampai masa jabatan walikota selesai.
 
Pada tempat yang berbeda, Ketua MPC PP Kota Pekanbaru, Iwan Pansa menambahkan bahwa kita hendaknya sama-sama menjaga Marwah walikota karena ini juga mewakili Marwah masyarakat kota Pekanbaru. "Walikota juga salah satu dari pengagagas lahirnya Melayu Milenial sehingga beliau paham benar bagaimana memperjuangkan Marwah Budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning ini," tutupnya.


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar