Politik

Repdem Nilai Kritik Anak SBY si AHY Cuma Cari Perhatian Tapi Tak Nggak Bermanfaat

Simson Simanjuntak, Ketua DPN Repdem Bidang Politik (Foto Arsip Simson)

GAGASANRIAU.COM, JAKARTA - Simson Simanjuntak, Ketua Bidang Politik, Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN-Repdem) menilai pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebay dan tidak berdasar tentang penilaiannya terhadap kondisi bangsa saat ini. AHY dinilai cuma mencari perhatian untuk minta simpati namun tidak bermanfaat buat menyelesaikan persoalaan rakyat.

Sebelumnya pernyataan anak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disampaikannya  melalui siaran pers, Senin (14/3/2022) malam. Di mana AHY menyebutkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini seolah memaksa rakyat yang sedang mengalami kesulitan hidup untuk menerima keadaan.

"Repdem menduga AHY sedang mencari panggung atau cari perhatian di tengah keseriusan pemerintah berjibaku mengatasi kesulitan ekonomi dampak dari pandemi Covid-19 " kata Simson, kepada wartawan, Selasa, 14 Maret, 2022, di Jakarta.

Diterangkan Simson, memang benar bahwa kondisi sosial, ekonomi saat ini sedang sulit, daya beli masyarakat jedang terpuruk, ditambah lagi naiknya harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat, semisal harga minyak goreng seperti yang sedang heboh saat ini.

"Tapi asal AHY tahu, sesungguhnya ekonomi Indonesia hingga kuartal III 2021 telah mengalami pertumbuhan 3,51%,  setelah tahun sebelumnya "babak belur" dihantam pandemi Covid-19". "Di tengah kondisi ekonomi dunia, di mana nyaris tidak ada negara yang selamat dari hantaman pandemi Covid-19 secara ekonomi, harusnya kita bersyukur Indonesia bisa keluar dari ancaman keterpurukan, dan malahan kondisi ekonomi tercatat mengalami pertumbuhan secara signifikan " beber Simson.

Dan hal itu terang Simson bisa terjadi tentunya adalah hasil dari upaya pemerintah yang sudah berjibaku dan bekerja keras untuk mengatasi kondisi ini. 

"Salah besar AHY menuding bahwa rakyat yang lagi sulit hidupnya saat ini akibat belum pulihnya perekonomian rumah tangga mereka, seolah dipaksa begitu saja untuk menerima keadaan. Faktanya hari ini menunjukkan bahwa masyarakat kembali optimistis dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Ini terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini yang mencapai 100,9 pada bulan Januari 2022 atau mencapai level optimistis dengan indeks di atas 100.  Menurut survei Bank Indonesia (BI), IKE Saat Ini pada bulan Januari 2022 juga meningkat dari bulan Desember 2021 yang sebesar 99,9." beber Aktivis 98 ini.

"Saya menganggap pernyataan AHY tersebut tak lebih sebagai bentuk cari panggung atau pansos guna mencari simpatik di tengah kondisi ekonomi yang sedang sedikit terkoreksi akibat naiknya beberapa kebutuhan pokok". Dan menurut saya celotehan AHY nggak bakal ada yang menggubrislah, sebab rakyat juga tahu kok pemerintahan Jokowi sangat serius mengatasi keadaan ini. Saran saya, AHY berhentilah pansos!" Tutup Simson


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar