Riau

Suara Riau X Simpul Jaringan Riau Gelar Diskusi Publik

Diskusi digelar di Wareh Kupie Arifin Ahmad, Pekanbaru, Sabtu (18/6/2022).

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Suara Riau Group WhatsApp bersama Simpul Jaringan Riau mengadakan kopi darat dan diskusi publik. 

Diskusi tersebut bertema 'Riau kekinian, keresahan, peluang dan tantangan dalam perspektif ekonomi, politik dan budaya.

Diskusi digelar di Wareh Kupie Arifin Ahmad, Pekanbaru, Sabtu (18/6/2022), dipandu moderator Muammar Alkadafi.

Diskusi ini dihadiri oleh 3 pemateri, yakni Ketua FKPMR DR Chaidir, Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati Rahmat, dan Pengamat Politik Viator Butar Butar.

Direktur Simpul Jaringan Riau Riki Rahmadia mengatakan tujuan pihaknya mengadakan diskusi publik ini merupakan buntut keresahan dan keributan dari grup WhatsApp Suara Riau. 

"Daripada kita berdebat panjang, maka kita adakan kopi darat ini, selain menjadi ajang silaturahmi, kita buka pemikiran dan apa-apa yang tersekat agar ditemukannya solusi," ujarnya.

Riki juga menyebutkan alasan pihaknya mengundang tiga pemateri ini diantaranya untuk mengulas berbagai permasalahan. 

Disebutkan DR Chaidir merupakan sosok akademisi yang berpengalaman di bidang eksekutif dan juga orang tua bagi masyarakat Riau. 

"Kenapa bang Viator, karena beliau ini mempunya pengalaman panjang di bidang BUMD, beliau ini ekonom dan pernah menjadi orang-orang di lingkungan Gubernur," tuturnya. 

"Dan untuk kak Ade, kita minta suara dari perempuan dan lagi beliau merupakan anggota DPRD Riau pasti paham dengan kondisi Riau," sambungnya.

Kedepannya, Sijari akan merencanakan silaturahmi dengan mengundang tiga anak muda dilingkungan istana. 

Di samping itu, Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati mengatakan dirinya berharap Sijari dapat menjadi 'embrio' dari kebersamaan seluruh rakyat Riau membentuk Riau lebih baik kedepannya dengan memiliki daya tawar dan daya saing. 

"Kita harap diskusi seperti ini dapat melahirkan rekomendasi yang dapat membangkitkan semangat kita untuk berjuang bersama terkait tantangan yang kita raih bersama," ucapnya. 

Ditambahkan Ketua FKPMR, DR Chaidir. Ia mengatakan diskusi seperti ini sangat diperlukan oleh masyarakat, mengingat membicarakan masalah-masalah aktual seperti bagaimana Riau kekinian dan kerisauan di daerah dalam berbagai perspektif. 

"Diskusi ini kan sangat terbuka, siapa saja boleh berbicara. Harusnya beberapa pemikiran ini dapat kita jadikan poin-poin yang bisa kita teruskan kepada pemerintah daerah," pungkasnya.


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar