GAGASANRIAU.com, INHU — Guna mengendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di atas tanah gambut di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Asisten Logistik (Asslog) Mabes Polri mengirimkan pasokan teknologi cairan pemadam X Fire 01 untuk memperkuat perimeter pertahanan Polres Indragiri Hulu.
Sebanyak 200 galon X Fire 01 ukuran 20 liter mendarat di Mapolres Inhu pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Total 4.000 liter amunisi cair ini disiapkan khusus untuk memotong rantai api yang sering kali membara tak terlihat di bawah lapisan tanah gambut.
AKBP Eka Ariandy Putra, Kapolres Indragiri Hulu, melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, menegaskan bahwa guyuran bantuan ini menjadi bukti krusialnya kesiapsiagaan armada kewilayahan dalam meredam potensi Karhutla sejak dini.
"Polres Inhu menerima X Fire 01 dari Asslog Mabes Polri sebanyak 200 galon berkapasitas 20 liter per galon. Bantuan ini memperkuat kesiapsiagaan kita menghadapi Karhutla," ujar Misran Minggu siang melalui pesan elektroniknya.
Langkah taktis penerimaan logistik ini dikawal langsung Bagian Logistik (Bag Log) Polres Inhu. Pasokan dari Jakarta tersebut diangkut armada ekspedisi Colt Diesel dengan Surat Jalan Nomor SJ/514/IX/2026/DOMAT yang dikemudikan Novri Kurniawan.
Proses verifikasi fisik dipimpin Kabag Log Polres Inhu AKP A. Aroni, didampingi Kanit Paminal Ipda Lingga Raja Sinulingga, serta jajaran personel Bag Log dan Provos, mulai dari Aipda Agus Rizki Rambe, Aipda Agusma Suhendra, Bripka Reno Sudiarto, Bripda Sakti Ramadhan, Bripda Ilham, hingga Bripda Rifqi Aryagunada.
Seluruh pasokan kini terkunci rapi di gudang Bag Log Polres Inhu dalam kondisi utuh dan siap pakai.
Penanganan api di wilayah Indragiri Hulu memang butuh perlakuan khusus.
Karakteristik lahan gambut setempat kerap menjebak pemadam konvensional karena sifat api yang menjalar diam-diam di bawah permukaan, sehingga masuknya teknologi pemadam khusus seperti X Fire 01 menjadi krusial.
Polres Inhu memastikan ribuan liter cairan pemadam ini tak sekadar jadi pajangan gudang, melainkan siap dikerahkan begitu titik api terdeteksi di lapangan.
"Kondisi barang dalam keadaan baik, lengkap, dan sudah disimpan di gudang Bag Log. Seluruh proses penerimaan berjalan aman dan terkendali," tutup Misran.