Masih Garap Hutan dan Lahan Gambut di Riau

Organisasi Lingkungan Desak Menteri LHK Segera Cabut Izin PT RAPP


Dibaca: 1275 kali 
Senin,08 Mei 2017 - 17:06:40 WIB
Organisasi Lingkungan Desak Menteri LHK Segera Cabut Izin PT RAPP Sumber Photo Jikalahari

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Organisasi lingkungan Wahana Lingkungan Hidup dan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencabut izin PT Riau Andalan Pul And Paper (PT RAPP). Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Riau ini saat masih terus menggerus hutan alam juga menggarap lahan gambut.

Dimana hal ini menjadi penyebab utama Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) di Riau selama ini. Akibat pengrusakan hutan dan lahan gambut secara massif yang dilakukan oleh perusahaan HTI dan perkebunan sawit.

“Walhi mendesak Menteri LHK untuk mencabut izin PT RAPP di Pulau Padang dan memberikan hak kelola kepada masyarakat Pulau Padang,” kata Riko Kurniawan, Direktur Eksekutif Walhi Riau.

“Jika Perhutanan Sosial dan Tora segera diimplementasikan oleh Presiden, selain dapat mengurangi konflik tenurial, kebakaran hutan dan lahan juga dapat diminimalisir, karena rakyat punya kearifan lokal. Hutan tanah yang telah dirampas oleh korp0rasi harus segera dikembalikan kepada rakyat,” kata Riko.
 
Pekanbaru, 8 MEI 2017---Jikalahari dan WALHI Riau mendesak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) mereview izin korporasi Hutan Tanaman Industri dan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di atas lahan gambut pasca terbitnya PP Nomor 57 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas PP Nomor 71 Tahun 2014 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut dan PermenLHK Nomor P.17/MenLHK/Setjen/KUM.1/2/2017 Tentang Perubahan atas Permen LHK P.12/MenLHK-II/2015 Tentang Pembangunan Hutan Tanaman Industri.

“Pemerintah harus bergerak cepat jika kebakaran hutan dan lahan tidak mau terjadi lagi di tahun 2017,” kata Woro Supartinah Koordinator Jikalahari.

Apalagi terang Woro, bulan Mei hingga September 2017, Riau memasuki musim kemarau panjang. Woro Supartinah juga menyoroti  lambannya pemerintah menerapkan PP 57 dan Permen LHK 17.

“Jikalahari  mendatangi areal Nazier Foead (Ketua Badan Restorasi Gambut. Red) dihadang untuk mengecek kondisi hutan alam dan gambut yang rencananya hendak dirusak oleh PT RAPP dengan cara menebang hutan alam tersisa dan mengeruk gambut untuk dijadikan kanal,” kata Woro Supartinah.

Diterangkan Woro, Jikalahari melakukan pengecekan dilapangan pada Januari 2017 di areal konsesi PT RAPP Estate Pulau Padang.“Jikalahari menemukan patok dengan cat merah sebagai tanda rencana pembukaan kanal baru, lokasi penemuan patok sesuai dengan peta rencana penggalian kanal baru milik PT RAPP.”

Lokasi rencana pembangunan kanal berada dilokasi terbakar Maret 2016 di areal perkebunan milik masyarakat. “Ada modus pembakaran sebagai cara untuk mengusir masyarakat untuk selanjutnya dilakukan pembukaan gambut untuk dijadikan kanal baru,” kata Woro Supartinah Koordinator Jikalahari.

Sementara itu, Corporate Communication Manager PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Djarot Handoko saat dihubungi GAGASANRIAU.COM melalui pesan pendek ke telepon genggamnya, Senin sore (8/5/2017) belum memberikan keterangan sehubungan tuntutan organisasi lingkungan ini.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,14 Agustus 2018 - 22:49:03 WIB

    Aksi Damai Kicau Mania Pekanbaru Tolak Permen Nomor 20 Tahun 2018

    Aksi Damai Kicau Mania Pekanbaru Tolak Permen Nomor 20 Tahun 2018 GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Puluhan penggemar burung kicau yang tergabung dalam Forum Kicau Mania Indonesia, peternak burung kicau serta para pedagang burung di Kota Pekanbaru menggelar aksi damai di Kantor Balai
  • Selasa,14 Agustus 2018 - 00:34:24 WIB

    Penilaian Diklatpim PPSDM Regional Bukit Tinggi Dituding Asal-asalan

    Penilaian Diklatpim PPSDM Regional Bukit Tinggi Dituding Asal-asalan GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN -Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 3 Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Regional Bukittinggi mengaku kecewa atas penilaian hasil proyek p
  • Senin,13 Agustus 2018 - 22:38:42 WIB

    Polda Riau Tangani 11 Kasus Karhutla

    Polda Riau Tangani 11 Kasus Karhutla GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau, tangani 11 kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di Riau dan menetapkan 14 orang sebagai tersangka.   &nbs
  • Sabtu,11 Agustus 2018 - 15:31:25 WIB

    Pertamina RU Dumai Serahkan Buaya Muara Ke Balai Besar KSDA Riau

    Pertamina RU Dumai Serahkan Buaya Muara Ke Balai Besar KSDA Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -Penyerahan sukarela satwa dilindungi Undang undang Buaya muara (Crocodylus porosus) sebanyak 3 ekor pada hari Senin, 6 Agustus 2018 pukul 09.30 Wib, dilakukan oleh Pihak
  • Selasa,07 Agustus 2018 - 15:38:57 WIB

    Sepasang Gajah Sumatra Meriahkan Road To HKAN di Pekanbaru

    Sepasang Gajah Sumatra Meriahkan Road To HKAN di Pekanbaru GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -Sepasang Gajah Sumatra meriahkan puncak acara Road To HKAN di Pekanbaru, Minggu (5/8) menjadi puncak penyelenggaraan kegiatan penanaman pohon oleh Balai Besar KSDA Riau.
KABAR TERKINI
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker