Pemerintah Harus Tindak Tegas PT Langgam Inti Hibrindo Perlakukan Karyawan Tidak Manusiawi


Dibaca: 1179 kali 
Senin,11 Desember 2017 - 16:50:09 WIB
Pemerintah Harus Tindak Tegas PT Langgam Inti Hibrindo Perlakukan Karyawan Tidak Manusiawi
GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Boy Even Sembiring, Manajer Kajian Kebijakan Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) meminta Pemerintah Pusat dan Daerah agar segera mengambil tindakan tegas terhadap PT Langgam Inti Hibrindo (PT LIH).
 
Pasalnya perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau ini dinilai kerap melanggar aturan dan tidak mempunyai efek jera terkait pelanggaran yang pernah dilakukan.
 
Hal ini disampaikan Boy kepada GAGASANRIAU.COM Senin pagi (11/12/2017) menanggapi PT LIH yang meperlakukan karyawannya secara tidak layak. Dimana sebelumnya DPRD Riau menyoroti perlakukan perusahaan tersebut yang dinilai tidak manusiawi terhadap karyawannya.
 
"Seharusnya ini menjadi bukti bahwa benar perkebunan kelapa sawit indonesia masih berkutat dalam persoalan HAM dan lingkungan. Ada pengabaian hak atas upah layak dan perlakuan yang tidak manusiawi kepada buruh perkebunan dan praktik bisnisnya masih abai terhadap aspek kelestarian" tegas Boy.
 
 
Kondisi pemukiman karyawan PT Langgam Inti Hibrindo hanya berupa tenda-tenda biru dengan ukuran seluas 2x3 meter untuk satu keluarga
 
Untuk itu ditegaskan Boy, pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Indonesia melalui Kemeterian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementan (Kementerian Pertanian), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) harus secara bersama melakukan audit perizinan dan kepatuhan terhadap PT LIH.
 
"Kalau negara mau hadir, ini saatnya" ujar Boy. Karena Boy menerangka bahwa cerita konflik dan pelanggaran PT. LIH harus diproses secara hukum, berupa pencabutan atau penciutan izin menjadi solusi terbaik.
 
"Dan eks HGU nya bisa dijadikan objek Tora (Tanah Objek Reforma Agraria) sebagaimana program Jokowi untuk penyediaan 9 juta hektar lahan bagi masyarakat. Penindakan yang tegas paling tidak bisa melahirkan efek jera dan preseden baik untuk merubah perilaku buruk pelaku industri perkebunan kelapa sawit" Boy menegaskan.
 
Anggota DPRD Riau menemukan PT Langgam Inti Hibrindo menimbun sungai Bunyian dan menanami sawit dipinggiran sungai   
 
Sebelum diberitakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyoroti perlakukan perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Pelalawan yang dinilai tidak manusiawi memperlakukan pekerjanya.
 
 
"PT Langgam Inti Hibrindo yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan juga pernah melakukan pembakaran lahan seluas 770 ha dan sempat dihentikan operasinya 6 bulan, hari ini sangat tidak layak memperlakukan karyawan yang sudah bekerja 10 tahun" ungkap Sugianto anggota DPRD Riau dari Komisi B kepada GAGASANRIAU.COM Sabtu (9/12/2017).
 
Legimin pihak manajemen PT LHI saat dikonfirmasi Senin siang melalui telepon genggamnya hingga berita ini dilansir belum memberikan jawaban secara resmi.
 
Editor Arif Wahyudi

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 17:36:15 WIB

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau

    JMGR Sebut APR Ancaman Baru Kawasan Gambut di Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) sebut PT Asia Pacifik Rayon (APR) pabrik pengolahan Viscose Staple Fiber (VSF) memproduksi serat rayon di Kerinci Kabupaten Pelalawan
  • Rabu,17 Oktober 2018 - 10:28:35 WIB

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan

    APRIL Bangun APR, Ancaman Karhutla di Riau Kedepannya Semakin Mengerikan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Isnadi Esman menyatakan bahwa ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning akan semakin mengerikan dari sebelumnya
  • Kamis,11 Oktober 2018 - 13:40:17 WIB

    BBKSD Riau Turun Lacak Keberadaan Beruang Serang Warga

    BBKSD Riau Turun Lacak Keberadaan Beruang Serang Warga GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSD) Riau menurunkan tim untuk melacak keberadaan seekor beruang yang menyerang petani karet di Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir sa
  • Rabu,26 September 2018 - 19:28:35 WIB
    Hutan Habis Dibabat Untuk Perkebunan

    Harimau Sumatera Tewas Dijerat di Kabupaten Kuansing Riau

    Harimau Sumatera Tewas Dijerat di Kabupaten Kuansing Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah Riau kembali mendapat laporan dari warga soal adanya hewan dilindungi yang terancam nyawanya. Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatr
  • Jumat,21 September 2018 - 17:59:59 WIB

    Ini Daftar Konsesi Terbakar , Ada HTI dan Perkebunan Sawit

    Ini Daftar Konsesi Terbakar , Ada HTI dan Perkebunan Sawit GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mencatat ada puluhan konsesi yang beroperasi di Provinsi Riau yang terbakar. Konsesi tersebut berupa Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun perkebuna
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker